Kamis, 14 Mei 2026

Kontroversi Foto Manipulasi Keluarga Kerajaan Inggris

Penulis : Grace El Dora
11 Mar 2024 | 22:31 WIB
BAGIKAN
Foto Kate Putri Wales dan ketiga anaknya yang ditark dari lima kantor berita karena kekhawatiran manipulasi. (Foto: Prince of Wales)
Foto Kate Putri Wales dan ketiga anaknya yang ditark dari lima kantor berita karena kekhawatiran manipulasi. (Foto: Prince of Wales)

LONDON, investor.id – Sebuah kantor berita besar Inggris, PA, menjadi layanan gambar kelima yang menarik foto Putri Wales dan anak-anaknya karena kekhawatiran manipulasi terhadap gambar tersebut.

Sebelumnya, empat agensi foto internasional telah mencabut gambar tersebut karena kekhawatiran yang sama. Foto tersebut, yang diambil oleh Pangeran William untuk Hari Ibu, adalah foto pertama Catherine yang dirilis oleh Istana Kensington sejak operasinya pada Januari 2024.

Istana Kensington menolak berkomentar hingga berita ini diterbitkan, Senin (11/3).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya Getty Images, AFP, Reuters, dan Associated Press telah menarik foto tersebut. Mereka menyatakan adanya "ketidakkonsistenan pada posisi tangan kiri Putri Charlotte".

Kantor berita PA mengatakan gambar tersebut, yang awalnya diunggah oleh Istana Kensington di media sosial mereka, diberikan "dengan itikad baik".

Namun dalam sebuah pernyataan mereka memberi penambahan.

“Kami menyadari adanya kekhawatiran mengenai gambar tersebut dan kami melaporkannya tadi malam, dan menjelaskan bahwa kami sedang mencari klarifikasi segera mengenai gambar tersebut dari Istana Kensington. Jika tidak ada klarifikasi, kami menonaktifkan gambar dari layanan gambar kami," jelasnya, Senin.

Foto tersebut menunjukkan sang putri sedang duduk, dikelilingi oleh Putri Charlotte, Pangeran Louis, dan Pangeran George yang memeluknya.

Kontroversi Foto Manipulasi Keluarga Kerajaan Inggris
Foto Kate Putri Wales dengan ketiga anaknya yang ditarik dari lima kantor berita karena kekhawatiran manipulasi. (Foto: Prince of Wales/Kensington Palace)

Itu adalah foto resmi pertama Putri Wales sejak operasi perutnya dua bulan lalu. Sejak itu dia tidak lagi terlihat oleh publik.

Gambar tersebut diunggah di akun media sosial Pangeran dan Putri Wales dengan pesan dari Catherine. "Terima kasih atas harapan baik Anda dan dukungan berkelanjutan selama dua bulan terakhir. Mengucapkan Selamat Hari Ibu kepada semua orang," tulisnya.

Sudah menjadi rutinitas bagi pasangan kerajaan untuk merilis foto mereka sendiri pada acara-acara khusus keluarga. Seringnya, foto-foto tersebut diambil oleh Catherine dan diberikan kepada media dengan instruksi tentang bagaimana foto-foto tersebut dapat digunakan.

Namun, sebelum foto keluarga Pangeran William diunggah secara daring, foto tersebut sudah melalui tim media sosial di Istana Kensington yang mengelola akun daring Pangeran dan Putri Wales.

Mungkin saja telah dilakukan beberapa pengeditan pada foto aslinya, sehingga kini mengakibatkan perbedaan tampilan.

Implikasinya di sini bukanlah keseluruhan foto itu palsu atau Putri Wales lebih tidak sehat daripada yang terlihat dalam gambar. Tampaknya hal itu tidak mungkin terjadi dan akan menjadi strategi berisiko tinggi dari tim Istana Kensington.

Kontroversi Foto Manipulasi Keluarga Kerajaan Inggris
Kate dari Inggris, Putri Wales tersenyum saat berkunjung ke Sebby Corner di London utara, Inggris pada 24 November 2023. (Foto: AP/Frank Augstein, Pool, File)

Gambar Hari Ibu dimuat di halaman depan beberapa surat kabar dan situs web nasional, termasuk BBC News, serta digunakan dalam buletin berita TV termasuk BBC. Untuk menggunakan foto baru tersebut secepat mungkin, BBC mengambil foto yang digunakan Istana Kensington di akun media sosialnya.

Namun, pada Minggu (10/3) malam waktu setempat, Associated Press sebagai salah satu daribv banyak lembaga internasional yang mendistribusikan foto tersebut, mengeluarkan "kill notification", istilah industri yang digunakan untuk melakukan pencabutan.

"Pada pemeriksaan lebih dekat nampaknya sumber telah memanipulasi gambar tersebut. Tidak ada foto pengganti yang akan dikirim," kata mereka.

Kantor berita kedua, Reuters, mengatakan pihaknya juga telah menarik gambar tersebut "setelah tinjauan pasca-publikasi". Hal ini diikuti oleh lembaga ketiga, AFP, yang juga mengeluarkan "mandatory kill notice".

Getty Images menjadi organisasi keempat yang mencabut foto tersebut.

Sebagian besar organisasi berita mengikuti pedoman ketat mereka mengenai penggunaan foto-foto yang dimanipulasi dan hanya menggunakannya jika disertai dengan penjelasan bahwa gambar tersebut telah diubah dari aslinya.

Oleh karena itu, kantor berita seperti AP berkomitmen kepada kliennya foto mereka akurat dan tidak dimanipulasi secara digital.

Aturan AP hanya mengizinkan "penyesuaian kecil" dalam keadaan tertentu, termasuk pemotongan dan penyesuaian toning dan warna, serta penghilangan debu pada sensor kamera. Dikatakan, perubahan dalam tingkat kepadatan, kontras, warna dan saturasi "yang secara substansial mengubah pemandangan asli" tidak dapat diterima

Platform media sosial X telah mengunggah penafian sendiri di akun resmi Pangeran dan Putri Wales. Pihaknya dengan mengatakan gambar tersebut "diyakini telah diubah secara digital".

Kontroversi Foto Manipulasi Keluarga Kerajaan Inggris
Foto Kate Putri Wales dengan ketiga anaknya yang ditarik dari lima kantor berita karena kekhawatiran manipulasi. (Foto: Prince of Wales/Kensington Palace)

Pada tahap ini, penjelasan yang lebih mungkin adalah beberapa penyuntingan berlebihan pada gambar tersebut untuk mempersiapkannya dipublikasikan sebenarnya menimbulkan keraguan terhadap keasliannya.

Foto yang dirancang untuk mendinginkan perbincangan seputar kesembuhan Putri Wales itu malah kembali memanaskan semua rumor.

Menurut laporan BBC, fotografer kerajaan Ian Lloyd mengatakan pengeditan foto "bukan hal yang aneh". "Hal ini telah terjadi dalam fotografi, dan fotografi kerajaan khususnya, sejak awal mula fotografi," ujarnya.

Dia menunjuk pada foto kartu Natal Pangeran dan Putri Wales yang dirilis pada Desember 2023, di mana Pangeran Louis "tampaknya jarinya hilang" dan ada "kaki tambahan".

Namun dia mengatakan pencabutan foto tersebut "benar-benar hal yang baru". "Jelas ada seseorang yang merasa mereka telah mengambil langkah terlalu jauh dan mereka telah mencabut foto tersebut," tuturnya.

Catherine (42) menghabiskan 13 hari di Klinik London dekat Regent's Park di pusat kota London, setelah operasi.

Pangeran William mengunjungi istrinya selama dia tinggal dan dia dikunjungi oleh Raja Charles sebelum raja juga menjalani perawatan di sana.

Istana hanya memberikan sedikit rincian tentang kondisinya, yang telah menimbulkan spekulasi besar di media sosial. Namun dikatakan, hal itu tidak terkait dengan kanker.

Tim yang mendukung sang putri saat dia pulih berjumlah kecil dan terbatas pada orang-orang terdekatnya.

Pada saat dia tinggal di sana, Istana mengatakan sang putri ingin informasi medis pribadinya tetap dirahasiakan. Ia menambahkan, dirinya ingin "menjaga keadaan normal untuk anak-anaknya sebisa mungkin"

Istana mengatakan pihaknya hanya akan memberikan informasi terkini mengenai kesembuhannya ketika ada informasi baru yang signifikan untuk dibagikan.

Foto yang diambil pada Minggu pagi itu diperkirakan akan memadamkan beberapa teori ekstrem seputar ketidakhadiran sang putri di panggung publik. Namun, dalam beberapa jam, media sosial dihebohkan dengan gambar manset kiri Putri Charlotte dan jari Pangeran Louis yang diperbesar.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 43 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 54 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia