Kamis, 14 Mei 2026

Korban Cuaca Panas Korsel Bertambah Jadi 21 Orang

Penulis : Grace El Dora
14 Aug 2024 | 14:12 WIB
BAGIKAN
Hampir 400 orang dirawat di rumah sakit Korea Selatan pada pekan lalu menyusul cuaca panas yang melanda negara tersebut. (Foto: ANTARA/HO-Anadolu/aa)
Hampir 400 orang dirawat di rumah sakit Korea Selatan pada pekan lalu menyusul cuaca panas yang melanda negara tersebut. (Foto: ANTARA/HO-Anadolu/aa)

SEOUL, investor.id – Sebanyak 21 orang meninggal dan 2.293 orang lainnya membutuhkan bantuan medis di Korea Selatan (Korsel). Negara tersebut sedang menghadapi cuaca panas yang tak lazim selama periode 20 Mei-11 Agustus 2024.

Kantor berita Rusia Sputnik mengutip laporan Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan yang mengatakan jumlah orang yang terdampak cuaca panas tahun ini melampaui jumlah sepanjang tahun lalu. Diketahui, sebanyak 2.139 orang dirawat di rumah sakit pada 2023.

Namun tingkat kematian pada 2023 lebih tinggi yakni mencapai 28 orang, kata kementerian tersebut seperti dikutip pada Rabu (14/8/2024).

ADVERTISEMENT

Media negara itu menyatakan sebanyak 703.000 sapi, 45.000 babi, 658.000 unggas, serta 895.000 organisme akuatik mati akibat cuaca panas selama periode 11 Juni hingga 12 Agustus tahun ini.

Di samping itu, Korsel juga dilanda gelombang panas sejak musim hujan berakhir pekan lalu. Kondisi ini mengakibatkan suhu di sejumlah besar wilayah di negara tersebut menembus angka 35 derajat celcius.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 37 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 48 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia