WNA Iran Tertangkap Selundupkan Sabu 4,4 Kg Jadi Keramik
JAKARTA, investor.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Iran tertangkap menyelundupkan narkoba jenis sabu yang dikamuflasekan menjadi lempengan keramik atau marmer. Polda Metro Jaya mengungkap identitas Hadi Mohseni (44) yang menyelundupkan sabu seberat 4,4 kilogram (Kg) itu.
Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak mengatakan, Hadi berprofesi sebagai tukang.
"Pekerjaan tukang," ujar Donald saat dihubungi pada Rabu (23/10/2024). Donald menjelaskan, Hadi datang ke Indonesia dan menginap di Zia Sanno, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Tersangka kemudian menyelundupkan sabu tersebut dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui jasa ekspedisi.
"Atas nama pengirim Paulo Ferreira alamat Best Western Plus Pearl Deira Creek, Dubai," bebernya.
Menurut Donald, paket tersebut telah dicurigai pihak kepolisian. Anggotanya kemudian memantau paket tersebut sejak di gudang ekspedisi di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Sesampainya di depan hotel zia sanno team bersama petugas ekspedisi menghubungi penerima," kata dia. Hadi kemudian ditangkap saat hendak menerima paket tersebut. Dalam penyelidikan, diketahui paket tersebut merupakan pesanan miliknya.
"Diketahui penerima paket tersebut bernama Hadi Mohseni, Warga Negara Iran," sebut Donald.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler

