Jumat, 15 Mei 2026

China Sebut Politikus AS Putar Balikkan Fakta Peredaran Narkoba

Penulis : Grace El Dora
19 Des 2024 | 16:58 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. Lin Jian mengatakan beberapa politikus AS memutarbalikan fakta terkait masalah peredaran narkoba. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. Lin Jian mengatakan beberapa politikus AS memutarbalikan fakta terkait masalah peredaran narkoba. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)

Sedangkan dua RUU lainnya mengatur pembentukan satuan tugas dari badan-badan AS untuk melakukan operasi gabungan. Operasi ini dikatakan akan memutus jaringan perdagangan manusia dan mengenakan sanksi perdata kepada entitas-entitas di China yang gagal menerapkan transparansi dan perlindungan terkait pencegahan perdagangan narkoba.

Sebelumnya, presiden terpilih AS Donald Trump yang mengatakan dirinya sudah banyak bicara dengan China tentang sejumlah besar obat-obatan terlarang. “Khususnya fentanil, yang dikirim ke AS, tetapi tidak ada hasilnya... dan obat-obatan terlarang mengalir ke negara kita," kata Trump lewat media sosial miliknya Truth Social.

Trump pun menyebut AS akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen kepada China untuk semua impor China pada hari pertama Trump menjabat yaitu pada 20 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

Trump juga menuding otoritas China tidak mengambil tindakan cukup tegas untuk menghentikan aliran narkoba ke AS dari Meksiko. Jika China tak bisa menghentikan narkoba, tarif tambahan sebesar 10% akan diterapkan pada semua produk yang masuk ke AS.

Sementara itu, pemerintah China sebelumnya sudah berjanji akan membendung ekspor barang-barang yang terkait dengan produksi opioid fentanil, penyebab utama overdosis obat di AS.

Fentanil awalnya diresepkan dokter untuk meredakan rasa sakit. Namun kemudian, fetanil menyebabkan epidemi kecanduan di AS dengan kasus overdosis yang menyebabkan sekitar 100.000 kematian setiap tahunnya.

Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah AS menyebut China sumber utama bahan kimia prekursor (bahan dasar) yang kemudian disintesis menjadi fentanil oleh kartel narkoba di Meksiko. Namun pihak berwenang China berulang kali menyangkal tuduhan AS ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia