Kamis, 14 Mei 2026

Nama Teluk Meksiko Menjadi Teluk Amerika di Google Maps Merespons Kebijakan Trump

Penulis : Grace El Dora
28 Jan 2025 | 13:53 WIB
BAGIKAN
Teluk Meksiko (Gulf of Mexico) seperti yang terlihat di Google Maps. (Sumber: Google Maps)
Teluk Meksiko (Gulf of Mexico) seperti yang terlihat di Google Maps. (Sumber: Google Maps)

WASHINGTON, investor.id – Google mengatakan pihaknya akan mengubah nama Teluk Meksiko atau Gulf of Mexico menjadi "Teluk Amerika" (Gulf of America) di Google Maps. Perubahan ini dilakukan untuk merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memperbarui "sumber resmi pemerintahnya".

Perusahaan tersebut juga mengatakan akan mulai menggunakan nama "Gunung McKinley" untuk gunung di Alaska yang saat ini disebut Denali.

Minggu lalu, Trump menandatangani tindakan eksekutif yang mencakup perintah untuk melakukan perubahan nama pada peta resmi dan komunikasi federal.

ADVERTISEMENT

"Kami telah menerima beberapa pertanyaan tentang penamaan dalam Google Maps. Kami memiliki praktik lama untuk menerapkan perubahan nama ketika nama tersebut telah diperbarui dalam sumber resmi pemerintah," jelas perusahaan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X seperti dikutip CNBC internasional pada Selasa (28/1/2025).

Google menambahkan, nama Teluk Meksiko akan tetap ditampilkan untuk pengguna di Meksiko. Namun pengguna di negara lain akan melihat kedua nama tersebut, kata perusahaan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Trump mengatakan dirinya akan mengembalikan nama mantan presiden AS William McKinley ke gunung tersebut. Menurutnya, McKinley membuat negara itu "sangat kaya" melalui tarif dan sumber daya manusia (SDM).

Gunung itu diberi nama Gunung McKinley hingga 2015, ketika pemerintahan presiden ke-44 AS Barack Obama mengubahnya menjadi Denali sebagai simbol bagi penduduk asli Alaska.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 50 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia