Trump Sebut Diktator Zelensky untuk Gerak Cepat atau Kehilangan Ukraina
Pemerintah Rusia telah merebut sekitar 20% wilayah Ukraina dan perlahan tapi pasti memperoleh wilayah di timur. Pemerintah Rusia mengatakan operasi militer khusus menanggapi ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh upaya Ukraina untuk menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Ukraina dan Barat menyebut tindakan Rusia sebagai perampasan tanah oleh kaum imperialis.
Pemimpin Ukraina mengatakan pernyataan Trump tingkat persetujuannya hanya 4% adalah disinformasi Rusia dan bahwa setiap upaya untuk menggantikannya akan gagal.
Baca Juga:
Trump Sebut Greenland Perlu Dikendalikan"Kami memiliki bukti angka-angka ini sedang dibahas antara Amerika dan Rusia. Artinya, Presiden Trump ... sayangnya hidup dalam ruang disinformasi ini," kata Zelensky kepada televisi Ukraina.
Jajak pendapat terbaru dari Institut Sosiologi Internasional Kyiv dari awal Februari 2025 menemukan 57% warga Ukraina mempercayai Zelensky.
Menyusul pernyataan terbaru Trump, juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric mengatakan Zelensky masih menjabat setelah pemilihan umum yang diselenggarakan dengan semestinya. Ketika ditanya siapa yang memulai perang, Dujarric menjawab Rusia telah menginvasi Ukraina.
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan.. adalah salah dan berbahaya bagi Trump untuk menyebut Zelensky sebagai diktator, lapor surat kabar Jerman Spiegel.
Sekutu keamanan AS, Australia, yang telah memberikan dukungan sebesar US$ 1,5 miliar kepada Ukraina dalam perangnya dengan Rusia, menolak pernyataan Trump tentang Ukraina.
Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan perang di Ukraina harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan Ukraina, karena agresor di sini adalah Rusia. Pemimpin oposisi negara itu, Peter Dutton, berkata terus terang. “Saya pikir Presiden Trump salah,” kata dia.
"Australia harus berdiri teguh dan bangga dengan rakyat Ukraina. Ini negara demokrasi, dan ini adalah perjuangan untuk peradaban. Vladimir Putin adalah diktator pembunuh, dan kita tidak boleh memberinya sedikit pun kesempatan," kata Dutton.
Beberapa rekan Trump dari Partai Republik di Kongres mengatakan mereka tidak setuju Zelensky adalah seorang diktator dan mengatakan Ukraina bertanggung jawab atas invasi Rusia. Namun mereka tidak mengkritik Trump secara langsung. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune, pendukung lama Ukraina, mengatakan Trump membutuhkan ruang untuk mengerjakan kesepakatan damai.
Eropa Berebut
Zelensky mengusulkan agar perusahaan-perusahaan AS diberi hak untuk mengekstrak mineral berharga di Ukraina sebagai imbalan atas jaminan keamanan AS.
Berbicara kepada wartawan di Air Force One pada hari Rabu, Trump mengklaim Ukraina "kurang lebih" menyetujui usulan tersebut. Ia mengeluhkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent diperlakukan agak kasar saat mengunjungi Kyiv. Ia juga mengaku akan berusaha menghidupkan kembali kesepakatan mineral tersebut.
Pejabat Eropa terkejut dan tidak percaya dengan tindakan pemerintahan Trump terhadap Ukraina dalam beberapa hari terakhir.
Pada pertemuan kedua para pemimpin Eropa di Paris, yang diatur dengan tergesa-gesa oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari sebelumnya, ada lebih banyak seruan untuk tindakan segera guna mendukung Ukraina dan memperkuat kemampuan pertahanan Eropa, tetapi hanya sedikit keputusan konkret.
Macron dan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer akan mengunjungi Washington pekan depan, menurut penasihat keamanan nasional Gedung Putih Mike Waltz.
Menyusul serangan terbaru Trump, Zelensky membahas pendekatan penyelesaian damai dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Macron, dan Starmer, termasuk pentingnya jaminan keamanan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






