China Protes Perintah Trump Batasi Investasinya di AS
"Untuk melayani agenda politiknya di dalam negeri, AS telah menyalahgunakan penyelidikan Pasal 301, yang secara serius melanggar aturan (Organisasi Perdagangan Dunia) WTO dan semakin merusak sistem perdagangan multilateral. Kami menyerukan kepada pihak AS untuk menghormati fakta dan aturan multilateral dan segera menghentikan kesalahannya," ujar Lin Jian.
Trump juga berkomitmen untuk menetapkan aturan baru untuk mengekang eksploitasi sumber daya, teknologi, dan ilmu pengetahuan milik AS oleh musuh asing seperti China.
Pada saat yang sama, menurut memo tersebut, pemerintah akan mempertimbangkan pembatasan baru terhadap investasi keluar ke China di sektor-sektor strategis termasuk semikonduktor, kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), teknologi kuantum, bioteknologi, dan kedirgantaraan.
Tujuannya adalah menghentikan dana AS mendukung strategi Military-Civil Fusion (MCF) China, yang dianggap sebagai ancaman langsung bagi keamanan nasional AS.
Langkah tersebut juga mencakup pembatasan kepemilikan China atas lahan pertanian AS. Data menunjukkan entitas asing saat ini menguasai 43 juta hektare (Ha) lahan pertanian AS, di mana China memiliki lebih dari 350.000 Ha di 27 negara bagian.
Selain itu, otoritas AS juga akan membatasi sakses China ke sumber daya manusia (SDM) dan operasi perusahaan AS di sektor teknologi sensitif. Pemerintah berencana memperkuat wewenang CFIUS dalam mengawasi investasi greenfield, yaitu investasi yang membangun fasilitas baru dari nol dan membatasi kepemilikan properti asing di sekitar fasilitas strategis AS.
Trump juga mengatakan perusahaan China telah lama memanfaatkan modal AS untuk mendukung pengembangan militer, intelijen, dan operasi keamanan mereka. Menurutnya, pemerintah Amerika tidak akan membiarkan perusahaan China mencuri kekayaan intelektual, pengetahuan pekerja AS, dan mengirimnya kembali ke Partai Komunis China.
Sebagai bagian dari kebijakan ini, pemerintahan Trump juga akan memperketat audit terhadap perusahaan asing yang terdaftar di bursa AS. Langkah itu bertujuan melindungi tabungan investor AS serta mencegah perusahaan asing yang terindikasi melakukan kecurangan memperoleh akses ke dana pensiun dan modal pasar AS.
Belum jelas bagaimana semua rencana Trump tersebut akan dilaksanakan dan apakah ia perlu mencari kewenangan tambahan dari Kongres untuk beberapa perubahan.
Pemerintah Trump berniat mengenakan biaya tambahan untuk penggunaan kapal dagang buatan China. Tujuannya agar sebagian produk AS diangkut menggunakan kapal buatan dalam negeri sebagai upaya membendung China dalam industri perkapalan global.
Saat ini, China menguasai hampir 50% kapasitas pembuatan kapal global yang didorong oleh permintaan domestik yang tinggi. Armada kapal dagang China diperkirakan bernilai US$ 255,2 miliar atau sekitar Rp 4,16 kuadriliun pada Januari 2025, menjadikannya yang terbesar di dunia.
Di peringkat kedua ada Jepang dengan nilai perdagangan US$ 231,4 miliar atau sekitar Rp 3,77 kuadriliun, sementara AS menempati peringkat keempat dengan US$ 116,4 miliar.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






