Kamis, 14 Mei 2026

Perang Dagang Trump Menyebarkan Lebih Banyak Kesuraman Bagi Bisnis

Penulis : Grace El Dora
25 Apr 2025 | 15:16 WIB
BAGIKAN
Sebuah truk bermuatan hasil bumi dari Meksiko dan Kanada melewati Pharr, Texas, Selasa (4/4/2025). (Foto: AP/ Eric Gay)
Sebuah truk bermuatan hasil bumi dari Meksiko dan Kanada melewati Pharr, Texas, Selasa (4/4/2025). (Foto: AP/ Eric Gay)

Itu menggemakan peringatan dari Chipotle Mexican Grill pada Rabu malam orang Amerika menghabiskan lebih sedikit untuk makan di luar karena ketidakpastian ekonomi meningkat, sehingga mendorong rantai makanan untuk memangkas prospek penjualannya.

Pembuat peralatan telekomunikasi Nokia menandai gangguan jangka pendek dari tarif AS. Sementara Dassault Systemes perkiraan margin keuntungannya karena volatilitas pasar terkait tarif, yang menjatuhkan sahamnya. Perusahaan ini menjual perangkat lunak (software) kepada pembuat mobil, produsen pesawat terbang, dan perusahaan pertahanan memangkas.

Nestle dan Unilever membukukan penjualan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Tetapi mereka dan pesaing merek besar mereka melonggarkan kenaikan harga di AS untuk menghindari kehilangan pembeli Amerika ke merek label pribadi yang lebih murah dari ritel.

ADVERTISEMENT

Hal itu dapat membantu meredakan kekhawatiran tarif Trump akan memicu lonjakan inflasi dan memperlambat ekonomi AS. Pembuat Ray-Ban EssilorLuxottica, LG Electronics, dan Interparfums telah mengungkap rencana menaikkan harga di AS.

"Saat kita melihat ke depan, kami memperkirakan lebih banyak volatilitas dan ketidakpastian, terutama yang terkait dengan perkembangan perdagangan global, yang kami perkirakan akan meningkatkan biaya rantai pasokan kami. Pada saat yang sama, kondisi konsumen di banyak pasar tetap lesu dan juga memiliki prospek yang tidak pasti," tukas ketua dan CEO PepsiCo Ramon Laguarta.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia