PM India ke China Seiring Mencuatnya Ketegangan dengan AS
Dampak Ekspor
Para pejabat AS dan India mengatakan kepada Reuters bahwa perpaduan antara kesalahan penilaian politik, sinyal yang terlewat, dan kepahitan telah menggagalkan negosiasi kesepakatan perdagangan antara kedua negara dengan ekonomi terbesar dan kelima terbesar di dunia, yang perdagangan bilateralnya bernilai lebih dari US$190 miliar.
India memperkirakan tindakan keras Trump dapat menghilangkan keunggulan kompetitifnya dalam hal barang senilai sekitar US$ 64 miliar yang dikirim ke AS. Ini mencakup 80% dari total ekspornya, mengutip penilaian internal pemerintah sumber terpisah kepada Reuters.
Namun, pangsa ekspor yang relatif rendah dalam ekonomi India yang bernilai US$ 4 triliun diperkirakan akan membatasi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pada Rabu, Bank Sentral India (Reserve Bank of India/ RBI) tidak mengubah proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) untuk tahun fiskal April-Maret saat ini di angka 6,5% dan mempertahankan suku bunga tetap meskipun terdapat ketidakpastian tarif.
Laporan penilaian pemerintah India telah mengasumsikan penalti 10% untuk pembelian minyak Rusia, yang akan menjadikan total tarif AS menjadi 35%, kata sumber tersebut.
Laporan penilaian internal tersebut merupakan perkiraan awal pemerintah dan akan berubah seiring dengan kejelasan jumlah tarif yang diberlakukan Trump, ujar keempat sumber tersebut.
India diperkirakan mengekspor barang senilai sekitar US$ 81 miliar ke AS pada 2024.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






