Sabtu, 4 April 2026

Presiden Lee Jae Myung: Indonesia Satu-satunya Mitra Strategis Komprehensif Khusus Korsel

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
1 Apr 2026 | 18:34 WIB
BAGIKAN
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat menerima Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat menerima Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026). (Foto: BPMI Setpres)

SEOUL, investor.id – Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menegaskan bahwa posisi Indonesia telah meningkat menjadi mitra tingkat tertinggi bagi negaranya. Hal ini ditandai dengan peningkatan status hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus (Special Comprehensive Strategic Partnership), sebuah tingkatan kerja sama eksklusif yang diklaim hanya dimiliki Korea Selatan dengan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Lee saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Blue House (Cheong Wa Dae), Seoul, Rabu (1/4/2026).

“Pada kesempatan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Korea ini, menjadi sangat bermakna bahwa kita akan meraih hasil bersejarah dengan meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, dan Republik Korea hanya memiliki satu hubungan seperti ini dengan negara mana pun di dunia,” ucap Lee.

Advertisement

Presiden Lee menyoroti sejarah panjang 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang kini telah membuahkan hasil nyata, mulai dari sektor otomotif hingga industri pertahanan. Ia menyebut Indonesia sebagai tujuan utama investasi perusahaan-perusahaan asal Negeri Gingseng.

“Indonesia merupakan tujuan pertama investasi perusahaan Korea dan mitra berharga yang telah membantu terwujudnya industri pertahanan Korea. Selain itu, kendaraan listrik pertama Indonesia juga diproduksi bersama perusahaan Korea,” ujar Lee.

Presiden Lee Jae Myung: Indonesia Satu-satunya Mitra Strategis Komprehensif Khusus Korsel
Tabel Data Kerja Sama Bilateral Indonesia-Korea Selatan. (Berbagai sumber/ design by NotebookLM/DATASATU)

Di tengah ketidakpastian global, Lee memandang sinergi antara kemampuan teknologi Korea Selatan dan potensi sumber daya Indonesia sebagai kekuatan yang saling melengkapi.

“Selama lebih dari 50 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kita telah menjadi sahabat yang saling percaya dan mitra yang berharga dalam perjalanan bersama. Di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan, Korea dan Indonesia merupakan berkah bagi satu sama lain,” imbuhnya.

Kunjungan Presiden Prabowo kali ini menjadi momentum bagi kedua pemimpin untuk menyepakati sejumlah nota kesepahaman (MoU) strategis. Kerja sama ini tidak hanya terpaku pada sektor tradisional, tetapi meluas ke ranah teknologi tinggi dan ekonomi berkelanjutan.

Kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk mempererat kolaborasi di bidang industri pertahanan dan alutsista; perdagangan dan investasi; kecerdasan buatan (AI), hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Kedua negara menargetkan lebih banyak proyek masa depan yang memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat di kedua belah pihak.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 13 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 33 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 54 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 1 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 2 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia