2021, Fesyen dan Makanan Paling Laris di Tokopedia
JAKARTA, investor.id - Sepanjang tahun 2021, UMKM menjadi salah satu sorotan karena telah memberikan kontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi dan mampu bangkit melalui platform e-commerce di tengah pandemi Covid-19. Sementara itu, produk UMKM paling bangkit terutama pada kategori fesyen dan makanan di Tokopedia.
Makin aktifnya pelaku UMKM di era digital juga tak terlepas dari semakin inklusifnya pengelola platform perdagangan secara elektronik (e-commerce), seperti dilakukan Tokopedia yang memberikan ruang lebih besar untuk berkembang.
Berbagai produk industri UMKM pun tumbuh melalui ruang-ruang e-commerce, seperti fesyen, makanan dan minuman, serta kecantikan dan perawatan diri untuk beradaptasi di tengah pandemi.
“Tren belanja Tokopedia sepanjang 2021 mencatat kategori fesyen wanita masih menjadi salah satu favorit masyarakat. Di sisi lain, subkategori perhiasan, aksesori, dan pakaian wanita, menjadi subkategori yang punya nilai transaksi paling tinggi,” ungkap Head of Category Development (Fashion) Tokopedia Falah Fakhriyah dalam keterangannya, Sabtu (22/1).
Berbagai produk fesyen, antara lain kaos, masker, dan sepatu sneakers karya UMKM dalam negeri, menjadi beberapa produk yang paling populer dan diburu masyarakat selama 2021 di Tokopedia.
Sementara itu, jilbab, pasmina, dan mukena bordir, juga menjadi beberapa produk fesyen muslim yang paling banyak diburu masyarakat.
Sederet inisiatif yang telah dihadirkan oleh Tokopedia juga turut menyukseskan penjualan di kategori fesyen, seperti Festival Fashion Lokal Jawa Barat, Bersebelas #MelangkahBareng, Market & Museum at Home, JakCloth, dan masih banyak lainnya.
Salah satu UMKM fesyen yang terbantu berkat menjadi UMKM Go Digital di Tokopedia adalah Nokha.
Sebagai usaha fesyen lokal asal Bandung, Jawa Barat, Nokha mampu memperkerjakan 150 pegawai dengan 80% di antaranya merupakan ibu rumah tangga serta penyandang disabilitas.
“Transaksi Nokha melalui Tokopedia meningkat hingga tiga kali lipat pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan rutin mengikuti berbagai kampanye di Tokopedia, bahkan, Nokha pernah memproduksi hingga 800 pesanan sepatu dalam waktu dua hari,” ujar pemilik usaha Nokha, Nopi Hadzic.
Beberapa inisiatif lain juga dihadirkan oleh Tokopedia demi memenuhi kebutuhan harian masyarakat melalui UMKM, mulai dari makanan dan minuman hingga kecantikan dan perawatan diri.
Melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal di bidang makanan dan minuman, Tokopedia Nyam mendorong produk kategori makanan dan minuman di Tokopedia menjadi salah satu kategori favorit.
Hal tersebut bisa terlihat dari kopi gayo dan pisang goreng yang menjadi makanan paling digemari di kampanye Tokopedia Nyam sepanjang tahun 2021.
Produk Kecantikan
Di sisi lain, pada kuartal III- 2021, produk kecantikan dan perawatan diri juga menjadi salah satu kategori yang mengalami peningkatan jumlah transaksi paling pesat di Tokopedia. Jumlah penjualnya di kategori tersebut pun meningkat hampir dua kali lipat.
Produk tabir surya, serum wajah, masker wajah, pembersih dan krim wajah (merek lokal), menjadi beberapa produk kecantikan yang paling populer dan diburu konsumen du Tokopedia.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, UMKM lokal diharapkan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bangkit bersama memulihkan perekonomian, mengingat UMKM adalah penyokong lebih dari 60% PDB nasional,” tutup Falah.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






