Kamis, 14 Mei 2026

Layanan Fulfillment Dilayani Tokopedia Diluncurkan

Penulis : Abdul Muslim
20 Mar 2022 | 20:24 WIB
BAGIKAN
Salah satu "gudang pintar" Dilayani Tokopedia. (IST)
Salah satu "gudang pintar" Dilayani Tokopedia. (IST)

JAKARTA, investor.id - Layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) Tokopedia yang sebelumnya bernama TokoCabang kini bertransformasi menjadi Dilayani Tokopedia. Layanan tersebut memungkinkan penjual menitipkan produk di “gudang pintar” pada wilayah dengan permintaan tinggi.

AVP of Fulfillment Tokopedia Erwin Dwi Saputra, mengatakan, Dilayani Tokopedia sepenuhnya membantu penjual dari segi operasional bisnis, mulai dari penerimaan, pengemasan, pengiriman pesanan, hingga penanganan jika ada kendala transaksi.

“Pemanfaatan gudang pintar Dilayani Tokopedia juga membantu mendongkrak penjualan. Hal ini terbukti dari data internal yang menunjukkan bahwa penjual yang memanfaatkan layanan Dilayani Tokopedia sukses mengalami peningkatan rata-rata transaksi sebesar hampir dua kali lipat dibanding sebelum menggunakannya,” jelas Erwin, dikutip Minggu (20/3/2022).

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, ada lonjakan transaksi layanan fulfillment Tokopedia hampir empat kali dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, Tokopedia akan terus berupaya menghadirkan layanan prioritas bagi para penjual untuk meningkatkan daya saing bisnis lewat Dilayani Tokopedia.

Saat ini, “gudang pintar” Dilayani Tokopedia sudah tersedia dan tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, dan akan terus ditambah di kota lainnya.

Dilayani Tokopedia juga menghadirkan layanan prioritas, cepat. dan aman bagi para pembeli di seluruh penjuru Indonesia. Pembeli bisa mengakses banyak pilihan produk dengan cepat, menikmati ongkos kirim Rp 0 se-Indonesia, serta garansi barang tiba maksimal empat jam untuk pengiriman dalam kota dan 48 jam di berbagai kota lainnya setelah pembayaran.

“Di tahun 2021, wilayah Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan Yogyakarta menjadi daerah dengan transaksi tertinggi dalam menggunakan layanan gudang pintar kami,” tambahnya.

Pupuk Dinosaurus

Sementara itu, Freddy Wijaya dan Steven Wijaya, pendiri Pupuk Dinosaurus, memanfaatkan Dilayani Tokopedia demi memastikan produknya dapat diakses petani di seluruh penjuru Indonesia dengan mudah.

“Berkat Dilayani Tokopedia, omzet kami meningkat signifikan. Hal ini juga menjadi penyemangat kami untuk terus berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian Indonesia,” ungkap Freddy.

Tokopedia: 2021, Fesyen dan Makanan Paling Laris di Tokopedia

Berawal dari kepedulian terhadap petani di Nusa Tenggara Timur (NTT), Freddy Wijaya dan Steven Wijaya mendirikan Pupuk Dinosaurus. Mereka memproduksi pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas lahan, sehingga pendapatan petani ikut melonjak.

“Kegiatan kami semula bersifat sosial. Kini, produk Pupuk Dinosaurus bisa dijangkau petani di berbagai wilayah, seperti Sumatera, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, hingga Maluku. Senang rasanya, produk kami bisa membantu petani memaksimalkan hasil panen," ujar Freddy.

Pupuk Dinosaurus juga rutin menyediakan berbagai video edukasi melalui kanal media sosial terkait tips dan trik meningkatkan produktivitas serta hasil panen yang lebih berkualitas. Freddy berharap, ilmu serta wawasan yang didapatkan oleh para petani secara gratis bisa dibagikan ke petani lainnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 33 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 44 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia