Jumat, 15 Mei 2026

Tolak Proyek Genome dalam RUU Kesehatan, IDI Ungkap Sejumlah Pertimbangan Ini

Penulis : Cindy Layan
7 Jul 2023 | 09:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi. (Antara)
Ilustrasi. (Antara)

JAKARTA, Investor.id – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dari Departemen Luar Negeri dr Iqbal Mochtar menyatakan proyek genome yang digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI perlu dipertimbangkan ulang. Pasalnya, beberapa regulasi yang termuat dalam RUU Kesehatan belum cukup matang untuk diimplementasikan. 

Iqbal memaparkan, ada tiga alasan utama mengapa Indonesia perlu berhati-hati dengan proyek genome. Pertama, biaya yang sangat besar karena kompleksnya proyek ini. Hal ini secara ditel dijelaskan Iqbal Mochtar dalam diskusi media briefing PB IDI yang diikuti secara daring pada Kamis (6/7/2023).

"Selain biaya yang mahal, Indonesia masih terganjal oleh tenaga ahli biomedicular, bioteknologi, dan genom masih terbatas. Kalau kita ingin memiliki tenaga nasional yang mempunyai di bidang ini tentu saja perlu menyekolahkan anak-anak bangsa untuk sekolah di bidang dengan biaya yang besar,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Iqbal mengungkapkan, persoalan kedua bahwa proyek genom ini berpotensi membuat terjadinya miss alokasi prioritas pembangunan, seperti yang diketahui profil kesehatan Indonesia kini belum terlalu baik. Bahkan, di tingkat ASEAN, Indonesia masih ketinggalan.

Jika dibandingkan dengan Australia yang membuat tiga Undang-Undang terkait proyek bioteknologi medis, Iqbal berpendapat, regulasi proyek genome saat ini di Indonesia masih sangat lemah dan memerlukan payung hukum lanjutkan.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 23 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia