Kehadiran Rumah Edukasi Penyu Dorong Konservasi Laut
YOGYAKARTA, investor.id – Upaya menjaga kelestarian penyu di pesisir selatan Yogyakarta mendapat dukungan fasilitas baru. Salah satunyaa dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA yang meresmikan Rumah Edukasi Penyu dan melepas ratusan tukik di Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 1 Agustus 2025.
Direktur BCA Antonius Widodo yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa konservasi penyu berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem laut. “Konservasi penyu bukan hanya melindungi satu spesies, tetapi juga keseluruhan rantai ekosistem laut. Kami berharap fasilitas ini bisa menginspirasi generasi muda untuk ikut berperan dalam menjaga lingkungan,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga:
Hitung Ulang Saham BBCA, Ini HasilnyaPantai Goa Cemara memiliki karakter pasir hitam yang lembut, suhu stabil, dan garis pantai panjang, menjadikannya lokasi strategis bagi penyu untuk bertelur. Sejak 2010, Kelompok Konservasi Penyu Mino Raharjo bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan BKSDA DIY rutin melakukan patroli pantai, penyelamatan telur, penetasan semi-alami, hingga edukasi masyarakat.
Fasilitas baru yang diresmikan mencakup ruang edukasi, teknologi inkubasi buatan dengan tingkat keberhasilan penetasan hingga 90%, serta infrastruktur pendukung yang memanfaatkan material daur ulang.
Dalam rangkaian acara, sebanyak 100 pelajar mengikuti kegiatan edukasi konservasi yang dikemas interaktif melalui dongeng, mewarnai totebag, dan membuat kerajinan dari botol bekas. Peserta juga diajak memahami pentingnya pemilahan sampah plastik yang dapat didaur ulang.
Baca Juga:
Kinerja Moncer, BBCA Tak Revisi RBBKonservasi di Pantai Goa Cemara melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari komunitas lokal, akademisi, pemerintah daerah, hingga sektor swasta. Pendekatan ini diharapkan memastikan upaya pelestarian dapat berjalan partisipatif dan berkelanjutan.
Indonesia menjadi habitat bagi enam dari tujuh spesies penyu di dunia. Namun, menurut data International Union for Conservation of Nature (IUCN), populasi penyu terus menghadapi ancaman akibat degradasi habitat, pencemaran laut, dan gangguan lokasi bertelur. Upaya konservasi berbasis komunitas dinilai krusial untuk mempertahankan keberlangsungan spesies ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






