Investasi untuk Masa Depan di Balik Segarnya Susu
Komitmen LamiPak
Salah satu tantangan terbesar dalam memasukkan susu ke dalam program MBG adalah distribusi dan keamanan pangan, terutama di wilayah geografis Indonesia yang luas dan kepulauan (daerah 3T). Tanpa teknologi pengemasan yang tepat, risiko kerusakan nutrisi dan kontaminasi bakteri sangat tinggi.
Kemasan aseptik menawarkan solusi praktis dengan memungkinkan distribusi susu tanpa memerlukan pendinginan, sekaligus menjaga keamanan dan kualitas nutrisi produk. Teknologi ini memungkinkan susu menjangkau wilayah-wilayah yang lebih luas dan terpencil, sehingga mendukung pemerataan akses gizi di seluruh Indonesia.
PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak), produsen kemasan aseptik terkemuka, memahami bahwa teknologi kemasan aseptik adalah kunci. Kemasan aseptik memungkinkan susu tetap segar dan bernutrisi hingga 9-12 bulan tanpa bahan pengawet dan tanpa memerlukan rantai dingin (cold chain). Inovasi ini diyakini menjadi solusi nyata agar susu dalam program MBG dapat menjangkau seluruh anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke secara aman, higienis, dan efisien.
“Kami mendukung program susu gratis yang disisipkan dalam program MBG. Susu bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen vital untuk memerangi stunting dan meningkatkan kecerdasan kognitif generasi muda,” ujar Direktur Utama PT Lami Packaging Indonesia Hongbiao Li, dalam jumpa pers dengan awak media di Pabrik PT Lami Packaging Indonesia di Cikande, Serang, Banten, Selasa (20/1/2026) lalu.
Dalam program MBG yang berskala masif, ketergantungan pada kemasan impor berisiko mengganggu stabilitas pasokan jika terjadi krisis logistik global. Dengan pabrik lokal, LamiPak menjamin keamanan stok, dimana pasokan kemasan susu selalu tersedia tepat waktu untuk mendukung jadwal distribusi harian MBG. Selain itu, efisiensi biaya yakni dengan memangkas biaya logistik internasional sehingga anggaran program MBG dapat dialokasikan lebih besar untuk peningkatan kualitas nutrisi susu itu sendiri.
Lebih lanjut Public Relations Manager PT Lami Packaging Indonesia, Ahmad Rizalmi, menjelaskan bahwa LamiPak Indonesia berkomitmen menyediakan solusi kemasan aseptik berkualitas tinggi yang mampu menjaga sterilitas susu tanpa memerlukan bahan pengawet.
“Logistik di Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tantangan suhu dan waktu. Kemasan aseptik LamiPak dirancang dengan teknologi perlindungan berlapis yang memastikan nutrisi susu tetap utuh meski didistribusikan ke wilayah pelosok tanpa rantai dingin (cold chain). Kami ingin memastikan bahwa 'Satu Kotak Susu' yang diterima anak-anak di daerah terpencil memiliki kualitas yang sama baiknya dengan di kota besar,” tutur Ahmad Rizalmi.
Hingga beberapa tahun terakhir, kebutuhan kemasan aseptik di Indonesia sebagian besar masih dipenuhi melalui impor. Dimulainya kapasitas produksi kemasan aseptik dalam negeri pada 2024 menjadi tonggak penting perusahaan dalam memperkuat kemandirian nasional, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendukung ketahanan pangan jangka panjang. Tak hanya di Indonesia, LamiPak telah berevolusi dan berkembang untuk melayani pelanggan di lebih dari 86 negara di seluruh dunia.
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur
Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.Perum Bulog Catat Stok Beras 4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026
Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun
Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.Tag Terpopuler
Terpopuler






