Jumat, 15 Mei 2026

Pengumuman! Transaksi di Bawah Rp 100 Ribu Tidak Dikenakan Tarif QRIS 0,3%

Penulis : Arnoldus Kristianus
25 Jul 2023 | 20:29 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi transaksi QRIS. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi transaksi QRIS. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) menyatakan penetapan tarif Merchant Discount Rate (MDR) dalam transaksi yang menggunakan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) hanya berlaku untuk transaksi di atas Rp 100 ribu. Dengan kata lain, transaksi dengan nilai Rp 100 ribu baru dikenakan tarif 0,3%. Langkah ini dilakukan sebagai wujud keberpihakan BI kepada usaha ultramikro.

“Nilai transaksinya sampai dengan 100 ribu, itu sekarang nggak pake MDR-nya 0%. Dengan kata lain, QRIS-nya yang 0,3% hanya berlaku untuk transaksi yang di atas 100 ribu,“ kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Selasa (25/7/2023).

Merchant Discount Rate merupakan tarif yang wajib dibayarkan merchant pada bank sebagai biaya transaksi dalam penggunaan layanan QRIS.

ADVERTISEMENT

Penguatan kebijakan MDR QRIS segmen usaha mikro (UMI) berdasarkan nominal per transaksi secara progresif yaitu transaksi sampai dengan Rp 100 ribu dikenakan MDR 0% dan transaksi di atas Rp 100 ribu dikenakan MDR 0,3%, dengan masa berlaku efektif secepat-cepatnya 1 September 2023 dan selambat-lambatnya 30 November 2023 sesuai kesiapan sistem industri. Hal ini merupakan salah satu upaya BI mempertajam strategi digitalisasi sistem pembayaran untuk perluasan inklusi ekonomi dan keuangan digital.

“Inilah kebijakan akselerasi yang pro rakyat, pro merchant, pro ekonomi dan keuangan inklusif,” kata Perry.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono mengatakan, penetapan batas tarif QRIS sebesar Rp 100 ribu sudah dilakukan berdasarkan kajian BI terhadap usaha ultramikro.

Dia mengatakan, dari total transaksi ultramikro, sebanyak 70% dengan nilai transaksi di bawah Rp 100 ribu. Sementara itu, 30% dari total merchant QRIS merupakan usaha ultramikro. Adapun total merchant QRIS mencapai 27 juta merchant.

Merch ultramikro sendiri 30%. Total merchant kan hampir 27 juta. Jadi kira kira itu kenapa di bawah Rp 100 ribu dibebaskan 0% karena kita melihat sebagian besar dari pada QRIS di bawah Rp 100 ribu,” tambah Perry.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia