Genjot Daya Beli Jadi Langlah Pemerintah Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 mencapai 4,94% secara year on year (yoy). Angka ini menurun dari posisi kuartal II-2024 yang sebesar 5,05%. Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.638,9 triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 3.279 triliun pada kuartal III-2024.
“Dalam siklus pertumbuhan ekonomi ini, kuartal ketiga tidak terdapat hari besar atau event besar seperti liburan keagamaan atau liburan sekolah, sehingga memang kuartal ketiga cenderung seperti itu,” tutur Airlangga.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, jika dilihat dari kondisi tahun sebelumnya secara musiman pertumbuhan ekonomi kuartal III selalu lebih rendah dari kuartal-kuartal sebelumnya. Lantaran konsumsi rumah tangga memegang peranan besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Siklus tahunannya memang kuartal III selalu rendah, karena komponen pertumbuhan ekonomi kita 53,08% adalah konsumsi rumah tangga. Saat tidak ada momentum libur natal dan tahun baru maka pertumbuhan ekonomi menjadi rendah,” ungkap Susiwijono.
Susiwijono mengatakan ada hal berbeda pada kuartal III-2024 sebab investasi tetap tumbuh tinggi. Lantaran pada kuartal III-2024 ini sudah ada faktor kepastian politik. Dengan adanya stabilitas politik, geliat investasi terus terjadi.
“Positifnya, investasi itu masih sangat besar sekali. Pada saat mereka dihadapkan pada satu situasi secara politik, masih belum ada kepastian bentuknya seperti apa, policy seperti apa, investasi terus loh ke Indonesia itu,” kata Susiwijono.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






