Jumat, 15 Mei 2026

Neraca Perdagangan Surplus 58 Bulan Beruntun

Penulis : Arnoldus Kristianus
17 Mar 2025 | 13:01 WIB
BAGIKAN
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan mengalami surplus US$ 3,12 miliar pada Februari 2025.

Nilai ekspor Indonesia Februari 2025 mencapai US$ 21,98 miliar atau naik 2,58% dibanding ekspor Januari 2025 Nilai impor Indonesia Februari 2025 mencapai US$ 18,86 miliar atau naik 5,18% dibandingkan Januari 2025.

“Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus selama 58 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ucap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (17/3/2025).

ADVERTISEMENT

Jika dirinci, neraca perdagangan migas defisit sebesar US$ 1,72 miliar pada Februari 2025. Defisit ini disebabkan oleh defisit hasil minyak maupun minyak mentah.

Pada saat yang sama, neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar US$ 4,84 miliar. Data tersebut menunjukkan bahwa surplus pada Februari 2025 lebih ditopang oleh komoditas nonmigas.

“Komoditas penyumbang surplus utama lemak dan minyak hewan nabati; bahan bakar mineral; serta besi dan baja,” terang Amalia.

Jika dilihat tiga negara penyumbang, surplus terbesar adalah Amerika Serikat (US$ 1,57 miliar); India (US$ 1,2 miliar); dan Filipina (US$ 753,3 juta). Pada saat yang sama, tiga negara penyumbang defisit terdalam adalah China (US$ 1,75 miliar); Australia (US$ 428,6 juta); Brasil (US$ 168,1 juta).

Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 6,61 miliar. Nilai ini meningkat US$ 3,78 miliar dari periode Januari-Februari 2024. Jika dirinci, neraca perdagangan migas defisit US$ 3,15 miliar dan neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar US$ 9,76 miliar.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia