Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Yakin Indonesia ‘Selamat’ dari Krisis Tarif Trump

Penulis : Yustinus Patris Paat
8 Apr 2025 | 19:08 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara bersama tujuh jurnalis dari tujuh media massa di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. (Foto: Instagram, @prabowo)
Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara bersama tujuh jurnalis dari tujuh media massa di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. (Foto: Instagram, @prabowo)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia mampu keluar dengan selamat menghadapi kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait tarif impor resiprokal. Menurut Prabowo, Indonesia cukup kuat untuk menghadapi perang dagang termasuk kebijakan tarif impor Trump.

“Saya sangat prihatin, tapi ini fakta yang dihadapi semua dunia. Saya percaya basic kita kuat, whatever happened, saya kira kita akan survive (selamat). Kita survive, krisis berkali-kali, 1998, 2008, termasuk Covid, tapi kuncinya kalau ada kerukunan,” ujar Prabowo dalam sesi wawancara eksklusif bersama sejumlah pemimpin redaksi media nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip Selasa (8/4/2025).

Hanya saja, Prabowo menyadari bahwa sejumlah industri Tanah Air terdampak oleh kebijakan tarif impor Trump tersebut. Dia mencontohkan industri padat karya seperti tekstil, sepatu, garmen, dan furnitur akan terdampak kebijakan tarif Trump itu.

ADVERTISEMENT

Prabowo pun menegaskan komitmennya untuk mencari jalan keluar dan memitigasi dampak yang berpotensi muncul. “Saya harus kumpul dengan tokoh-tokoh industri, kita bicara, kita cari jalan keluar, kita mitigasi kesulitan yang akan ditimbulkan,” tandas Prabowo.

Merespons isu lainnya, Prabowo juga menegaskan bahwa fundamental Indonesia terkait pasar modal juga kuat dan baik. Menurut dia, pasar modal adalah pasar saham yang dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan terdapat siklus yang terkadang membuatnya mengalami kenaikan serta penurunan.

Di sisi lain, utang negara serta inflasi Indonesia disebut Prabowo termasuk ke dalam kategori yang rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya di dunia.

“Kalau saya lihat, fundamental kita kuat. Apa yang terjadi di pasar saham, kita punya kekuatan dan kita akan investasi. Saya tidak terlalu takut dengan pasar modal karena Indonesia punya kekuatan. Hutang kita dibandingkan dengan banyak negara, hutang kita salah satu yang secara perbandingan terkecil di dunia. Inflasi kita terendah di dunia,” pungkas Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia