Jumat, 15 Mei 2026

Serikat Pekerja Minta Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Buruh dalam RAPBN 2026

Penulis : Arnoldus Kristianus
14 Aug 2025 | 16:59 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Presiden Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id – Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) mendesak pemerintah memasukkan kebijakan terkait ketenagakerjaan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Aspirasi juga berharap kebijakan kesejahteraan buruh menjadi prioritas dalam Nota Keuangan yang akan disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Agustus 2025.

Presiden Aspirasi, Mirah Sumirat menegaskan bahwa momen ini sangat penting bagi pemerintah untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada jutaan pekerja yang menjadi penggerak ekonomi nasional.

“Kesejahteraan pekerja bukan sekadar isu moral, melainkan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tegas Mirah dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (14/8/2025).

Di samping itu, Aspirasi menyampaikan tujuh poin utama yang menjadi tuntutan para pekerja. Pertama, perlindungan daya beli. Pemerintah harus mengendalikan harga kebutuhan pokok, energi, dan transportasi untuk menjaga daya beli buruh dari dampak inflasi.

ADVERTISEMENT

Kedua, kebijakan pengupahan adil. Penetapan upah minimum harus berbasis Kebutuhan Hidup Layak (KHL). “Penetapan upah minimum harus berbasis Kebutuhan Hidup Layak (KHL), bukan semata angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi,” terang Mirah.

Ketiga yaitu penciptaan lapangan kerja harus menjamin kerja layak (decent work), serta membatasi praktik outsourcing dan kontrak jangka pendek yang merugikan pekerja. Keempat, memperkuat jaminan sosial melalui peningkatan layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk subsidi iuran bagi pekerja berpenghasilan rendah, menjadi kebutuhan mendesak.

Kelima, memberikan perlindungan pekerja migran dan informal. Dalam hal ini diperlukan komitmen perlindungan bagi pekerja migran serta pemberdayaan pekerja sektor informal agar naik kelas harus dipertegas.

Keenam, pemerintah menjalankan kebijakan ketenagakerjaan strategis harus melibatkan serikat pekerja secara aktif sejak tahap perumusan. Ketujuh, pemerintah harus menghadirkan kesesuaian kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri. Salah satu persoalan ketenagakerjaan saat ini adalah banyak lulusan SMK/sederajat maupun universitas yang tidak terserap industri karena kompetensi mereka tidak sesuai kebutuhan pasar kerja (link and match).

“Aspirasi berharap tujuh poin ini dapat menjadi prioritas Presiden dalam penyusunan kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan, serta tercermin jelas dalam pidato Nota Keuangan 16 Agustus 2025,” tutur Mirah.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia