Ekonom: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4% pada 2026 Cukup Realistis
JAKARTA, investor.id – Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto menilai target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 5,4% pada tahun 2026 sangat realistis dan dapat dicapai. Target ini tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Ryan menjelaskan bahwa jika pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat mencapai 5% hingga 5,1%, maka untuk mencapai target 5,4% di tahun depan hanya dibutuhkan tambahan 0,3% hingga 0,4% saja. Ini bukan suatu yang mustahil.
“Untuk mencapai pertumbuhan 5,4% di tahun depan, kita hanya butuh tambahan secara percentage point itu 0,4 atau 0,3% lah. Sebetulnya itu dapat dijangkau,” ungkap Ryan dalam bincang Investor Daily Special, Senin (18/8/2025).
Menurut dia, pencapaian target tersebut akan sangat bergantung pada pengelolaan APBN yang optimal. APBN dianggap sebagai instrumen penting untuk menjaga kinerja dan stabilitas perekonomian nasional hingga kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengungkapkan arsitektur RAPBN 2026 yang dirancang secara hati-hati (prudent) dan inovatif. Arsitektur tersebut mencakup belanja negara Rp 3.786,5 triliun, pendapatan negara Rp 3.147,7 triliun, dan defisit Rp 638,8 triliun atau setara 2,48% dari PDB.
Dengan pengelolaan fiskal yang sehat, Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 5,4% atau lebih. Selain itu, pemerintah juga menargetkan inflasi terkendali di level 2,5% dan penurunan angka pengangguran terbuka ke kisaran 4,44% hingga 4,96%.
“Kalau desain implementasinya dikerjakan full commitment, saya yakin 5,4% bukan sesuatu yang omon-omon,” pungkasnya.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






