Jumat, 15 Mei 2026

Bank Mandiri Ramal Ekonomi 2025 Tumbuh 4,96%, Disokong Belanja Pemerintah

Penulis : Arnoldus Kristianus
28 Aug 2025 | 16:58 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bank Mandiri. (Foto: Bank Mandiri/Istimewa)
Ilustrasi Bank Mandiri. (Foto: Bank Mandiri/Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Tim ekonom Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai 4,96%. Kinerja ini akan didorong oleh kebijakan fiskal yang ekspansif dan pertumbuhan ekspor yang positif.

Kepala Departemen Riset Ekonomi Makro dan Pasar Keuangan Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina mengatakan percepatan belanja pemerintah akan menjadi pendorong utama pertumbuhan di semester II-2025. Menurutnya, pemerintah sudah selesai melakukan realokasi anggaran dan siap menjalankan belanja secara masif.

“Kami melihat ini akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Dian Ayu dalam media briefing di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Adapun realisasi belanja negara hingga semester I-2025 mencapai Rp 1.407,1 triliun, atau 38,8% dari target. Ini juga yang membuat konsumsi pemerintah sebagai bagian dari instrumen pertumbuhan ekonomi bergerak negatif pada kuartal II-2025.

ADVERTISEMENT
Bank Mandiri Ramal Ekonomi 2025 Tumbuh 4,96%, Disokong Belanja Pemerintah
Distribusi PDB Indonesia Triwulan-II 2025. (Ilustrasi: Investor Daily)

Meski demikian, Dian Ayu juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah. Defisit APBN 2025 diperkirakan mencapai Rp 662 triliun atau 2,78% dari Produk Domestik Bruto (PDB), karena penerimaan negara masih mengalami tren negatif. Kondisi ini terutama disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas global yang memengaruhi pendapatan negara.

“Kalau kita lihat challenge-nya terutama di sini kita lihat dari sisi penerimaan. Karena dari sisi penerimaan tentunya akan sangat terkait dengan kondisi global. Situasi perekonomian global yang melambat itu akan mempengaruhi harga komoditas dan ini akan berpengaruh pada penerimaan juga,” tutur Dian Ayu.

Di sisi lain, kinerja ekspor Indonesia tetap menjadi penopang yang kuat. Dian Ayu menyebut, ekspor masih menunjukkan performa positif pada kuartal I dan II-2025, sehingga mampu mengimbangi peningkatan impor.

“Ke depan dukungan fiskal dan ekspor tentunya akan sangat penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi,” demikian jelas Dian Ayu.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 18 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia