Jumat, 15 Mei 2026

BI Kucurkan Rp 197,7 Triliun di Pasar SBN untuk Biayai Program Asta Cita

Penulis : Arnoldus Kristianus
2 Sep 2025 | 17:21 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) terus menjalankan kebijakan burden sharing atau pembagian beban dengan pemerintah dalam rangka menjalankan program pembangunan. Hal ini diwujudkan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 197,7 triliun di pasar keuangan, yang dananya akan digunakan untuk membiayai program-program prioritas pemerintah.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa kebijakan burden sharing merupakan wujud sinergi antara BI dan pemerintah untuk melaksanakan program-program Asta Cita.

“Kami telah membeli SBN sebesar Rp 197,7 triliun itu termasuk untuk debt switching,” ucap Perry dalam rapat kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Selasa (2/9/2025).

Perry Warjiyo mengatakan dana yang diperoleh dari pembelian SBN tersebut akan dipakai untuk membiayai program-program prioritas, seperti pembangunan 3 juta rumah dan program Koperasi Desa Merah Putih. Melalui mekanisme pembagian beban ini, biaya bunga pemerintah dapat dikurangi secara signifikan.

ADVERTISEMENT

Sebagai contoh, untuk pembiayaan perumahan rakyat, beban bunga dibagi rata antara Kementerian Keuangan dan BI sebesar 2,9%. Sementara untuk program Koperasi Desa Merah Putih, beban bunga yang ditanggung adalah 2,15%.

Pelaksanaan burden sharing dilakukan dengan formula bunga SBN 10 tahun dikurangi hasil penempatan pemerintah di perbankan, kemudian sisanya dibagi dua. BI dan pemerintah konsisten melakukan sinergi dalam menjalankan sejumlah program prioritas pembangunan.

“BI berkomitmen untuk bersinergi dan erat dengan kebijakan pemerintah mendukung Asta Cita, menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kerakyatan dan Indonesia Maju,” ujar Perry.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia