Medco Energi (MEDC) Beri Pinjaman Dua Anak Usaha US$ 75 Juta
JAKARTA, investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menandatangani intercompany loan agreement senilai US$ 75 juta dengan dua anak perusahaannya, yakni PT Medco E&P Tomori Sulawesi (MEPTS) dan PT Medco E&P Malaka (MEPM).
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sekretaris Perusahaan Medco Energi Internasional Siendy K. Wisandana menjelaskan, perseroan dan anak perusahaan perseroan, yaitu MEPTS telah menandatangani intercompany loan agreement tanggal 30 Desember 2021. MEDC meminjamkan dana kepada MEPTS sebesar US$ 60 juta guna pelunasan pinjaman MEPTS kepada para kreditur.
Selain itu, PT Medco Energi Internasional Tbk dengan anak perusahaan perseroan lainnya, yaitu MEPM juga telah menandatangani intercompany loan agreement tanggal 30 Desember 2021. MEDC meminjamkan dana kepada MEPM sebesar US$ 15 juta guna pelunasan pinjaman MEPM kepada para kreditur.
“Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik,” jelas Siendy dalam keterbukaan informasi dikutip pada Senin (10/1).
Baca Juga:
Pertamina Serius Membangun KilangAdapun sampai dengan kuartal III-2021, MEDC membukukan laba bersih US$ 56,12 juta. Jumlah itu berbanding terbalik dengan catatan periode yang sama tahun 2020 dengan rugi bersih US$ 180,5 juta. Medco Energi hingga kuartal III-2021 juga mencatatkan pendapatan US$ 955,9 juta. Sedangkan, pada periode yang sama tahun 2020, MEDC membukukan pendapatan US$ 846,9 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler





