Kamis, 14 Mei 2026

Medco Energi (MEDC) Beri Pinjaman Dua Anak Usaha US$ 75 Juta

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Jan 2022 | 11:42 WIB
BAGIKAN
PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Perseroan.
PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menandatangani intercompany loan agreement senilai US$ 75 juta dengan dua anak perusahaannya, yakni PT Medco E&P Tomori Sulawesi (MEPTS) dan PT Medco E&P Malaka (MEPM).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sekretaris Perusahaan Medco Energi Internasional Siendy K. Wisandana menjelaskan, perseroan dan anak perusahaan perseroan, yaitu MEPTS telah menandatangani intercompany loan agreement tanggal 30 Desember 2021. MEDC meminjamkan dana kepada MEPTS sebesar US$ 60 juta guna pelunasan pinjaman MEPTS kepada para kreditur.

Selain itu, PT Medco Energi Internasional Tbk dengan anak perusahaan perseroan lainnya, yaitu MEPM juga telah menandatangani intercompany loan agreement tanggal 30 Desember 2021. MEDC meminjamkan dana kepada MEPM sebesar US$ 15 juta guna pelunasan pinjaman MEPM kepada para kreditur.

ADVERTISEMENT

“Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik,” jelas Siendy dalam keterbukaan informasi dikutip pada Senin (10/1).

Adapun sampai dengan kuartal III-2021, MEDC membukukan laba bersih US$ 56,12 juta. Jumlah itu berbanding terbalik dengan catatan periode yang sama tahun 2020 dengan rugi bersih US$ 180,5 juta. Medco Energi hingga kuartal III-2021 juga mencatatkan pendapatan US$ 955,9 juta. Sedangkan, pada periode yang sama tahun 2020, MEDC membukukan pendapatan US$ 846,9 juta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia