Optimis, OJK Proyeksi Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tahun Ini Rp 538,3 Triliun
JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penghimpunan dana di pasar modal pada tahun 2022 bisa mencapai Rp 488,3 triliun hingga Rp 538,3 triliun. Nilai ini meningkat sekitar Rp 125 triliun - Rp 175 triliun atau 34,4% hingga 48,16% dari realisasi pada 2021 yang mencapai Rp 363,3 triliun.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, penghimpunan dana di pasar modal terus meningkat dari tahun ke tahun. Penghimpunan dana pada 2021 bahkan meningkat sekitar 206% dari tahun 2020 yang mencapai Rp 118 triliun.
“Jumlah penghimpun dana di pasar modal ini terbaik di kawasan Asia Pasifik yang rata-rata hanya 171%,” ujar Wimboh dalam Konferensi Pers OJK di Jakarta, Kamis (20/1).
Lebih lanjut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2021 sempat menyentuh di level 6.693, naik dari level awal pandemi Covid-19 yang berada di 5.361,25. Wimboh mengungkapkan, IHSG berada di posisi terbaik peringkat ketiga di Asia.
“Kapitalisasi pasar bursa Indonesia juga mencapai Rp 8.252 triliun pada tahun 2021, angka ini terbaik kedua di ASEAN setelah Thailand,” ujar dia.
Jumlah investor pasar modal dalam negeri juga mengalami peningkatan, hingga akhir tahun 2021 mencapai posisi 7,5 juta orang, naik 93% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun sebanyak 80% dari 7,5 juta orang itu dikontribusi dari investor milenial. “Ini akan terus kami dorong dan diharapkan menjadi satu kebiasaan atau budaya baru investor milenial untuk investasi di pasar modal,” ujar dia.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






