Resmi Tercatat di BEI, Saham Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Langsung ARA
JAKARTA, investor.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, dan penyedia data harga mobil dan motor, secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/1) dengan harga penawaran yaitu Rp 256. Saat perdagangan dibuka, saham ASLC langsung menyentuh auto reject atas (ARA) dengan naik 64 poin ke level 320.
Melalui pencatatan perdana saham tersebut, perseroan berharap dapat mengembangkan teknologi serta memperluas jaringan dan meningkatkan inventori kendaraan bekas yang sudah dimiliki saat ini. Selain itu, ASLC juga akan mengembangkan otomotive marketplace Caroline.id dengan memanfaatkan O2O (online-to-offline) bisnis model. Hal ini guna untuk memberikan pilihan yang semakin bervariatif dan lokasi yang lebih terjangkau serta kenyamanan bertransaksi bagi konsumen potensial.
Presiden Direktur ASLC, Jany Candra mengungkapkan, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi perseroan untuk mengembangkan model bisnis baru untuk menangkap peluang pasar yang lebih besar. Selain JBA, pihaknya juga mengembangkan bisnis start-up untuk kendaraan bekas yaitu Caroline dan Cartalog.
“Di mana Caroline akan berfokus pada O2O used car dealer, sedangkan Cartalog merupakan aplikasi untuk price engine dan listing jual beli kendaraan bermotor. Ke depannya, aplikasi tersebut juga akan kami kembangkan menjadi inspection service,” kata Jany Candra dalam pencatatan perdana saham ASLC secara daring, Selasa (25/1).
Sebagai penyedia solusi kebutuhan mobil bekas, Caroline.id hadir dalam dua jenis, yaitu Caroline Selection yang merupakan solusi bagi pelanggan yang ingin membeli mobil bekas, serta Caroline Purchase, yang merupakan solusi untuk pelanggan yang mau menjual mobil, di mana mayoritas atau sekitar 80% orang yang ingin membeli mobil baru harus menjual mobil mereka. Dengan didukung oleh sinergi dari semua lini bisnis dan anak usaha, perseroan optimis dapat melanjutkan pencapaian kinerja yang lebih baik di tahun-tahun berikutnya.
Sebelumnya, ASLC melakukan initial public offering/IPO dengan menawarkan sebanyak 20% dari modal yang ditempatkan dengan target perolehan dana segar senilai Rp 652,6 miliar. Di mana, sebanyak 64,7% dari dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja sehubungan dengan usaha baru perseroan di bidang jual beli kendaraan bekas. Sedangkan sisanya sebesar 35,3% akan digunakan untuk pelunasan seluruh pinjaman ke entitas induk yaitu sebesar Rp 225 miliar.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




