Jumat, 15 Mei 2026

Pasca-IPO, Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Pendapatan Tumbuh 100%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Feb 2022 | 17:44 WIB
BAGIKAN
Salah satu lini usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). Foto: Perseroan
Salah satu lini usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menargetkan pendapatan mencapai Rp 500 miliar pada tahun 2022. Nilai tersebut melonjak lebih dari 100% dibandingkan realisasi tahun 2021.

Autopedia merupakan bagian dari grup PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang ada di bawah naungan Grup Triputra. ASLC bergerak di bidang otomotif, mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, dan penyedia data harga mobil dan motor.

Perseroan telah mengakuisisi JBAI, salah satu pionir lelang otomotif terkemuka di Indonesia yang memiliki induk perusahaan Japan Bike Auction di Yokohama, Jepang. Selain itu, ASLC juga mengembangkan marketplace otomotif Caroline.id dengan memanfaatkan model bisnis O2O (online-to-offline).

ADVERTISEMENT

Presiden Direktur ASLC, Jany Candra mengungkapkan, untuk tahun 2022, bisnis Caroline ditargetkan menjual 2.000 unit kendaraan. Sedangkan, bisnis lelang kendaraan akan tumbuh sekitar 17% per tahun.

“Total revenue kami berharap tahun 2022 ini bisa di atas Rp 500 miliar atau tumbuh lebih dari 100%,” ungkap Jany dalam webinar Trimegah Sekuritas, Rabu (16/2).

Dia menjelaskan, pada kondisi normalnya, bisnis yang dijalankan ASLC mencatatkan marjin rata-rata di atas 20% per tahun.  Akan tetapi, sempat menurun di bawah 20% pada 2019.

“Pada tahun 2019 net profit margin 17,3% karena merger. Tahun 2020 marjinnya gak balik ke 25% karena kami ekspansi cabang skala besar dan ada Covid-19,” imbuh dia.

Sebagaimana diketahui, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) secara resmi mencatatkan perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 25 Januari 2022. Dalam initial public offering (IPO), saham ASLC ditawarkan di harga Rp 256 per saham. Pada perdagangan Rabu (16/2), saham ASLC ditutup di angka 278 atau naik 2,96%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia