Emiten Beramai-ramai akan Rights Issue Rp 12,94 T
JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut emiten beramai-ramai akan rights issue sebesar Rp 12,94 triliun. Berapa jumlah emiten yang akan melakukan aksi korporasi tersebut?
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 21 Februari 2022, tercatat sudah ada 34 perusahaan yang berencana melakukan rights issue dengan dana yang direncanakan sebesar Rp 12,94 triliun. “Sampai dengan tanggal 21 Februari 2022, sudah ada 4 Perusahaan Tercatat yang telah melaksanakan rights issue dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp7,81 triliun,” ungkap Nyoman Yetna, Senin (21/2).
Baca Juga:
23 Perusahaan Antre Tercatat di BEINyoman Yetna menambahkan berdasarkan data yang ada, terdapat perusahaan BUMN yang merencanakan untuk melakukan rights issue. Sayangnya, ia tidak menjelaskan lebih lanjut BUMN tersebut. Ia hanya menegaskan bursa tidak menetapkan target tertentu atas rights issue Perusahaan Tercatat. Pelaksanaan rights issue dikembalikan kepada Perusahaan Tercatat, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Perusahaan Tercatat. “Informasi Perusahaan Tercatat yang telah melaksanakan rights issue dapat diperoleh melalui website BEI,” paparnya.
Sebelumnya, Nyoman Yetna mengatakan hingga saat ini, terdapat 23 perusahaan antre tercatat di BEI. Sedangkan sampai 17 Februari 2022, sebanyak 7 Perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 2,1 triliun. "Hingga saat ini, terdapat 23 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," paparnya.
Nyoman Yetna menyebutkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 adalah empat perusahaan aset skala kecil (aset di bawah Rp 50 miliar), 10 perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp 50-250 miliar). “Serta sembilan perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp 250 miliar),” tutup Nyoman.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






