28 Emiten Kena Suspensi Bursa, Gara-gara Apa?
JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan suspensi perdagangan pada 28 saham mulai 1 Maret 2022 karena belum menyampaikan laporan keuangan kuartal III-2021 dan membayar denda Rp 150 juta.
Sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan interim yang berakhir per 30 September 2021 dan sesuai dengan ketentuan II.6.3. Peraturan Nomor I-H tentang Sanksi, BEI telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp 150 juta kepada perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan dan atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan dimaksud.
Mengacu pada ketentuan II.6.4. Peraturan Nomor I-H tentang Sanksi, Bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek apabila mulai hari kalender ke-91 sejak lampaunya batas waktu penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan atau perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan namun tidak memenuhi kewajiban untuk membayar denda.
“Berdasarkan pemantauan kami, hingga tanggal 28 Februari 2022 terdapat 28 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2021 dan atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut,” ungkap pengumuman BEI dikutip Rabu (2/3/2022).
Atas dasar hal tersebut, Bursa memutuskan untuk melakukan suspensi perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan efek tanggal 1 Maret 2022 untuk 28 emiten tersebut.
Berikut daftar 28 saham yang perdagangannya disuspensi oleh Bursa mulai 1 Maret 2022:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






