Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

28 Emiten Kena Suspensi Bursa, Gara-gara Apa?

Rabu, 2 Maret 2022 | 09:49 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan suspensi perdagangan pada 28 saham mulai 1 Maret 2022 karena belum menyampaikan laporan keuangan kuartal III-2021 dan membayar denda Rp 150 juta.

Sehubungan dengan kewajiban penyampaian laporan keuangan interim yang berakhir per 30 September 2021 dan sesuai dengan ketentuan II.6.3. Peraturan Nomor I-H tentang Sanksi, BEI telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp 150 juta kepada perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan dan atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan dimaksud.

Baca juga: Kinerja Lampaui Ekspktasi, Saham UNTR Direvisi Naik ke Rp 31.400

Mengacu pada ketentuan II.6.4. Peraturan Nomor I-H tentang Sanksi, Bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek apabila mulai hari kalender ke-91 sejak lampaunya batas waktu penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan atau perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan namun tidak memenuhi kewajiban untuk membayar denda.

“Berdasarkan pemantauan kami, hingga tanggal 28 Februari 2022 terdapat 28 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2021 dan atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut,” ungkap pengumuman BEI dikutip Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Valuasi Relatif Murah, Akumulasi Beli Bisa Jadi Opsi Saham Adhi Commuter Properti (ADCP)

Atas dasar hal tersebut, Bursa memutuskan untuk melakukan suspensi perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan efek tanggal 1 Maret 2022 untuk 28 emiten tersebut.

Berikut daftar 28 saham yang perdagangannya disuspensi oleh Bursa mulai 1 Maret 2022:

Daftar 28 saham terkena suspensi. Sumber: BEI
Daftar 28 saham terkena suspensi. Sumber: BEI
Daftar 28 saham terkena suspensi. Sumber: BEI
Daftar 28 saham terkena suspensi. Sumber: BEI

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN