Menu
Sign in
@ Contact
Search
Armada Blue Bird. Ilustrasi. Foto: Ist

Armada Blue Bird. Ilustrasi. Foto: Ist

Di depan GoTo, Grab, Maxim, Bos Blue Bird (BIRD) Minta Adanya Equal Playing Field ke DPR

Selasa, 29 Mar 2022 | 09:15 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) mengharapkan kepada pemerintah dan DPR agar dapat menciptakan equal playing field dalam berusaha.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Direktur BIRD Sigit Djokosoetono dalam rapat dengar pendapat umum Komisi V DPR dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Grab Teknologi Indonesia, BIRD, dan PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim). Rapat yang digelar pada Senin (28/3/2022) itu membahas penyusunan naskah akademik dan draf revisi RUU lalu lintas dan angkutan jalan.

Baca juga: Jika Status Mitra Driver Harus Jadi Karyawan, Begini Dampaknya terhadap Fundamental GoTo

Sigit Djokosoetono mengungkapkan, industri transportasi bergerak sangat cepat dalam lima tahun terakhir. Banyak bermunculan jasa layanan transportasi berbasis aplikasi seperti yang ditawarkan Gojek, Grab, dan Maxim.

Advertisement

Dia menekankan, sebagia perusahaan taksi yang sudah berusia 50 tahun, pihaknya siap beradaptasi tapi harus tetap didukung adanya equal playing field.

“Kami siap beradaptasi, tapi tentunya kami mengharapkan adanya equal playing field, tempat pertandingan yang bisa adil karena kami sebagai perusahaan taksi yang sudah 50 tahun berjalan tentunya kami mengikuti seluruh peraturan yang ada sehingga kami bisa beroperasi,” kata Sigit.

Dalam penerapan standar minimal keamanan dan kenyamanan pada layanan transportasi berbasis aplikasi, menurut dia, terkesan berbeda dengan yang diterapkan di BIRD.

“Dengan adanya perubahan-perubahan ini ada beberapa tadi disebutkan apakah bisa diizinkan standar seperti apa yang dilakukan. Salah satu contohnya pengemudi yang harus memiliki SIM umum karena kendaraan umum adalah SIM A Umum. Nah, itu sebagai salah satu standar minimum atau bagaimana yang bisa kita tentukan bersama. Pengemudi kami memiliki SIM umum dan itu melakukan salah satu standar,” terang Sigit.

Baca juga: Jasa Armada (IPCM) Bukukan Kenaikan Laba Bersih hingga 70%, Ini Rahasianya

Dia mengharapkan, adanya aturan standar minimum keselamatan dan kenyamanan. Perusahaan tentunya perlu mendapatkan suatu batas aturan mana yang disebut aman karena kalau tidak nanti setiap perusahaan akan menentukan tingkat keamanannya sendiri.

“Jadi sejak perusahaan berdiri, transportasi umum kami coba ikuti standar-standar tersebut,” terang Sigit.

Sigit menambahkan, standar itu ditentukan oleh pemerintah sehingga kehadiran pemerintah sangat diharapkan untuk bisa menentukan dan menghadirkan standar minimum seperti apa.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com