Kamis, 14 Mei 2026

Rencana Berubah, Bank Sinarmas (BSIM) Tak Lagi Jadi Calon Investor DANA

Penulis : Jauhari Mahardhika
10 Jun 2022 | 21:51 WIB
BAGIKAN
Dompet elektronik DANA. (Foto: DANA)
Dompet elektronik DANA. (Foto: DANA)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) mengungkapkan bahwa terdapat perubahan rencana kepemilikan saham pada PT Espay Debit Indonesia Koe melalui PT Elang Andalan Nusantara (EAN). Espay Debit Indonesia Koe adalah penyelenggara layanan dompet digital, DANA.

“Perubahan rencana kepemilikan saham pada Espay Debit Indonesia Koe (melalui EAN) yang didasarkan atas kesepakatan bersama para calon investor, menyebabkan perseroan tidak lagi menjadi salah satu calon investor,” jelas Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/6/2022).

Frenky menegaskan, tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan atas perubahan rencana tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bank Sinarmas sempat menyatakan bakal ikut berinvestasi di PT Elang Andalan Nusantara, yang anak perusahaannya (Espay Debit Indonesia Koe) mengoperasikan dompet digital, DANA. Bank Sinarmas menyiapkan dana sebesar US$ 25 juta atau sekitar Rp 360 miliar.

Emiten dengan kode saham BSIM ini telah menandatangani perjanjian-perjanjian bersyarat pada 28 Februari 2022 untuk rencana investasi. Namun, rencana tersebut dapat berlangsung jika BSIM mendapat persetujuan dari otoritas yang berwenang.

Selain BSIM, unit usaha Grup Sinar Mas yang lain, yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT DSST Dana Gemilang (DSST), juga telah menandatangani perjanjian bersyarat untuk berinvestasi di Elang Andalan Nusantara (DANA) sebesar US$ 200 juta atau setara Rp 2,8 triliun.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 44 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 55 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia