Jumat, 15 Mei 2026

Ini Penyebab IHSG Sempat Turun Drastis Hingga Lebih 2,6%

Penulis : Indah Handayani
4 Jul 2022 | 11:26 WIB
BAGIKAN
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – IHSG hari ini sempat sentuh zona 6.500. Angka itu menunjukan penurunan drastis hingga lebih dari 2,6%. Apa penyebabnya?

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penyebab IHSG turun dalam tersebut terjadi karena pasar khawatir akan The Fed yang terus menaikan suku bunga secara agresif. Meskipun inflasi di negara Paman Sam tersebut sudah menunjukan tanda-tanda melandai. Namun, hal ini ditambah dengan adanya data-data perlambatan ekonomi yang keluar pada akhir pekan lalu. Perlambatan ekonomi tersebut mendorong harga sejumlah komoditas terkoreksi.

“Koreksi harga komoditas ini tidak terlalu bagus untuk indeks kita. Karena kita banyak disokong oleh komoditas. Alhasil, berbagai koreksi dari harga komoditas itu menyebabkan harga saham dalam negeri ikut terkoreksi,” ungkapnya kepada Investor Daily, Senin (4/7/2022).

ADVERTISEMENT

Hal ini masih ditambah lagi dengan ketidakpastian perang Ukraina-Rusia. Perang ini masih belum menunjukan tanda-tanda berakhir yang malah akan menyebabkan inflasi akan tetap tinggi. Sehingga ini juga menjadikan tekanan pada pasar dan Ekonomi Indonesia. Ditambah lagi, sebenarnya penurunan IHSG ini seperti adjust pada penurunan global.

“Saat ini setidaknya kita masih mencatatkan pertumbuhan pasar walau tipis. Ini beda dengan global yang sudah mengalami penurunan hingga 20%,” tegasnya.

Hans Kwee menyarankan investor untuk wait and see menunggu bottom pasar. Jika ingin berspekulasi bisa mulai mencicil beli pada saham-saham blue chip, terutama perbankan. “Saya memperkirakan IHSG berpotensi akan mengalami koreksi hingga menyentuh bottom di zona 5.900-6.100,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia