Jumat, 15 Mei 2026

Ini Penyebab IHSG Amblas...

Penulis : Indah Handayani
13 Jul 2022 | 12:30 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id - Pada sesi I Rabu (13/7/2022), IHSG ditutup amblas ke level 6.681 (0,54%). Apa penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, pergerakan IHSG di sepanjang sesi pertama cenderung melemah sementara bursa regional Asia bergerak mixed. Sikap kehati-hatian pelaku pasar dan investor tampaknya turut mempengaruhi perdagangan hari ini dimana pasar cederung menanti rilis laporan data inflasi Amerika Serikat (AS).

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, data tersebut tentunya akan menjadi petunjuk bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga secara agresif untuk menekan laju inflasi yang sebelumnya dikabarkan The Fed pada pertemuan di akhir bulan ini akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Pasar menilai kekhawatiran akan tingkat suku bunga yang lebih tinggi tentunya berkontribusi terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

“Sehingga potensi menjadi faktor utama penurunan pelaku pasar dan investor untuk menghindari investasi di aset berisiko,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Rabu (13/7/2022).

Sementara dari dalam negeri, Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, tampaknya dipengaruhi dengan meningkatnya jumlah kasus baru dimana berdasarkan data satgas Covid-19 per kemarin sudah menembus diatas 3 ribu dan total menjadi 6.116.347 kasus positif Corona. Pasar kuatir ini akan menjadi gelombang baru penyebaran kasus covid-19 sehingga kembali ada pembatasan mobilisasi masyarakat. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada proses pemulihan ekonomi.

“PTBA. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 3.940-4.100. PER: 5,08x; dan PBV: 1,64x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia