Jumat, 15 Mei 2026

Mantap! IHSG Dibuka Melesat 0,40%

Penulis : Indah Handayani
28 Jul 2022 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat sebesar 26 poin (0,39%) ke level 6.898, IHSG dibuka melesat pada perdagangan sesi I, Kamis (28/7/2022). IHSG hari ini dibuka melambung 27,25 poin (0,40%) di level 6.925,4. IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 6.925-6.950.

Tercatat sebanyak 671,2 juta miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 430,9 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 32.881 kali transaksi. Sebanyak 236 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikkan, 53 saham terkoreksi, dan 205 saham stagnan.

Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga yang cukup besar seperti yang diperkirakan untuk mengendalikan inflasi yang mencapai tertinggi dalam empat dekade.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 436,05 poin atau 1,37 %, menjadi menetap di 32.197,59 poin. Indeks S&P 500 terangkat 102,56 poin atau 2,62 %, menjadi berakhir di 4.023,61 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 469,85 poin atau 4,06 %, menjadi ditutup di 12.032,42 poin.

ADVERTISEMENT

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan teknologi masing-masing melambung 5,11 % dan 4,29 %, memimpin keuntungan.

The Fed pada Rabu (27/7/2022) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin, yang kedua berturut-turut sebesar itu, karena berlomba untuk menjinakkan inflasi yang berjalan pada level tertinggi empat dekade.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan pembuat kebijakan Fed, memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga dana federal menjadi 2,25 hingga 2,50 % dan "mengantisipasi bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target akan sesuai," kata bank sentral AS dalam pernyataan setelah pertemuan kebijakan dua hari.

Kenaikan itu sesuai dengan besarnya langkah terakhir The Fed pada Juni, yang merupakan kenaikan suku bunga pertemuan tunggal terbesar sejak 1994.

Saham di kawasan Asia Pasifik naik pada perdagangan Kamis (28/7/2022), menyusul keputusan Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) untuk melawan inflasi. Langkah ini secara luas telah diperkirakan.

Nikkei 225 Jepang naik 0,83%, sedangkan indeks Topix naik 0,37%. Di Australia, S&P/ ASX 200 naik 0,35%. Kospi di Korea Selatan naik 0,88%, sedangkan Kosdaq naik 0,99%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,48%.

Prediksi Analis

Reliance Sekuritas memprediksi IHSG bergerak volatile pada perdagangan Kamis (28/7/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.860-6.930. Ini jajaran saham-saham potensi naik, diantaranya ESSA dan INDY.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih di bayangi sentiment eksternal terkait kenaikan suku bunga di AS, data ekonomi regional yang kurang memuaskan, yang membuat IHSG dapat bergerak volatile. Namun akan cenderung menguat.

“Mengingat kenaikan sentiment dari dalam negeri terkait rilis laporan keuangan dan adanya potensi kenaikan komoditas batu bara setelah Glencore menyepakati perjanjian untuk memasok batu bara dengan Nippon Steel Corp,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (28/7/2022).

IHSG di perdagangkan di zona hijau pada pada perdagangan kemarin, di tutup di level 6.898 (0,39%). para investor merespon rilisnya laporan keuangan Semester I-2022 yang positif. Serta, saham-saham batu bara mengalami kenaikan dimana pemain besar komoditas Glencore mensupply batu bara kepada Nippon Steel Corp. dengan harga yang tinggi.

Beberapa sektor yang mendorong penguatan IHSG diantaranya yaitu sektor energi (2,41%), sektor industri (1,37%), dan sektor technologi (0,88%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 10,74 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BUMI, BBNI, BBRI.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih diatas MA 20 dan MA 5, sehingga IHSG masih ada peluang untuk mengalami rebound. Namun, IHSG membentuk gap up yang perlu diwaspadai. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: ESSA, HRUM, INDY, KKGI, VICI, ADRO, ITMG, SMMT, MMLP,” tambah Reliance Sekuritas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia