Cetak US$ 6,37 Juta, Laba Humpuss (HITS) Kian Tebal
JAKARTA, Investor.id - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) membukukan lonjakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 6,37 juta hingga Juni 2022, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih US$ 439 ribu.
Lonjakan laba bersih tersebut didukung atas lompatan pendapatan perseroan dari US$ 38,96 juta menjadi US$ 54,08 juta. Sedangkan laba bruto melesat dari US$ 6,98 juta menjadi US$ 17,49 juta.
Laba usaha perseroan juga melesat hampir lima kali lipat dari US$ 2,11 juta menjadi US$ 10,18 juta. Lonjakan laba tersebut menjadikan kas dan setara kas perseroan akhir periode meningkat dari US$ 18,34 juta menjadi US$ 24,01 juta.
Manajemen Humpuss sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan perusahaan jasa pembangunan kapal keruk asal Belanda, Amsterdam Shipyards B.V. (ASY).
Perjanjian itu diteken oleh CEO ASY Arnold Den Boon dan Direktur Utama HITS Kemal Imam Santoso di Belanda, Selasa (31/5/2022). Dalam perjanjian ini, HITS melalui salah satu anak usahanya, PT Humpuss Maritim (HUMI) akan membangun kapal TSHD (trailing suction hopper dredgers) dan menunjuk ASY sebagai pihak yang membangun, commissioning, dan pengiriman atas kapal tersebut ke Indonesia.
Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang terus meningkat, kerja sama dengan ASY dengan pengadaan kapal keruk jenis TSHD ini juga sebagai bentuk transfer teknologi ke awak kapal Indonesia, sebagai anak bangsa.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

