Jumat, 15 Mei 2026

Sssttt... Blue Bird (BIRD) sedang Hitung Tarif Baru Taksi, Gara-gara Harga BBM Naik

Penulis : Muawwan Daelami
4 Sep 2022 | 12:12 WIB
BAGIKAN
Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)
Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)

JAKARTA, investor.id – Emiten transportasi taksi, PT Blue Bird Tbk (BIRD) berencana memberlakukan tarif baru, menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yaitu Pertalite dan solar.

Direktur Utama Blue Bird Sigit Djokosoetono mengungkapkan, perseroan memahami dan mendukung kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, karena bertujuan untuk mempertahankan stabilitas ekonomi demi memulihkan perekonomian Indonesia.

"Karena itu, terkait kenaikan harga Pertalite, Blue Bird sedang merampungkan skenario perhitungan tarif baru taksi dan kami akan mengumumkan kebijakan tarif baru ini dalam beberapa waktu ke depan," kata Sigit dalam keterangan tertulis, Minggu (4/9/2022).

ADVERTISEMENT

Sigit memastikan, kebijakan yang akan diambil perseroan memperhatikan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan daya beli konsumen.

Selain daya beli, emiten berkode saham BIRD ini akan menempatkan kesejahteraan pengemudi selaku salah satu pemangku kepentingan sebagai dasar pertimbangan paling penting atas strategi operasional dan kebijakan perusahaan. Terlebih, BIRD merupakan perusahaan yang menempatkan human connection sebagai DNA layanan dan kebijakan operasional.

Sementara itu, dari sisi pengalaman kenaikan harga BBM selama belasan tahun, Sigit menambahkan bahwa hal itu sedikit banyak akan berpotensi mengubah pola permintaan pelanggan. Permintaan akan terkoreksi dalam beberapa pekan ke depan sebagai masa penyesuaian.

“Melewati berbagai tantangan sepanjang perjalanan Blue Bird dalam melayani masyarakat Indonesia lebih dari 50 tahun, kami optimistis pertumbuhan sektor transportasi darat tetap positif hingga akhir tahun ini di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu, bahkan kenaikan harga BBM di dalam negeri," imbuh Sigit.

Keyakinan itu, menurut dia, sejalan dengan berbagai langkah dan kebijakan pemerintah sehingga kondisi pasar segera membaik, stabilitas ekonomi tetap terjaga, dan Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan nasional yang dicanangkan.

BIRD juga akan selalu berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi komitmennya mewujudkan Visi Berkelanjutan Blue Bird 50:30, yaitu mengurangi emisi karbon dan gas buang operasional perseroan sebesar 50% pada 2030.

BIRD telah melakukan beberapa langkah strategis, antara lain mengonversi 23% dari total armada yang beroperasi ke bahan bakar CNG (compressed natural gas), melakukan pengadaan taksi listrik, serta efisiensi mesin melalui perawatan berkala dan inovasi bengkel.

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan kenaikan harga BBM mulai berlaku Sabtu (3/9/2022), pukul 14.30 WIB. Berikut rinciannya:

- Pertalite naik 30,7% dari Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter.

- Solar subsidi naik 32% dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

- Pertamax naik 16% dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia