Menu
Sign in
@ Contact
Search
Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)

Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)

Sssttt... Blue Bird (BIRD) sedang Hitung Tarif Baru Taksi, Gara-gara Harga BBM Naik

Minggu, 4 Sep 2022 | 12:12 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Emiten transportasi taksi, PT Blue Bird Tbk (BIRD) berencana memberlakukan tarif baru, menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yaitu Pertalite dan solar.

Direktur Utama Blue Bird Sigit Djokosoetono mengungkapkan, perseroan memahami dan mendukung kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, karena bertujuan untuk mempertahankan stabilitas ekonomi demi memulihkan perekonomian Indonesia.

"Karena itu, terkait kenaikan harga Pertalite, Blue Bird sedang merampungkan skenario perhitungan tarif baru taksi dan kami akan mengumumkan kebijakan tarif baru ini dalam beberapa waktu ke depan," kata Sigit dalam keterangan tertulis, Minggu (4/9/2022).

Baca juga: Harga BBM Naik, Motor Listrik ‘Diserbu’ Warga

Advertisement

Sigit memastikan, kebijakan yang akan diambil perseroan memperhatikan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan daya beli konsumen.

Selain daya beli, emiten berkode saham BIRD ini akan menempatkan kesejahteraan pengemudi selaku salah satu pemangku kepentingan sebagai dasar pertimbangan paling penting atas strategi operasional dan kebijakan perusahaan. Terlebih, BIRD merupakan perusahaan yang menempatkan human connection sebagai DNA layanan dan kebijakan operasional.

Baca juga: Akhirnya! Indika Energy (INDY) Kenalkan Motor Listriknya ke Publik, ALVA Namanya

Sementara itu, dari sisi pengalaman kenaikan harga BBM selama belasan tahun, Sigit menambahkan bahwa hal itu sedikit banyak akan berpotensi mengubah pola permintaan pelanggan. Permintaan akan terkoreksi dalam beberapa pekan ke depan sebagai masa penyesuaian.

“Melewati berbagai tantangan sepanjang perjalanan Blue Bird dalam melayani masyarakat Indonesia lebih dari 50 tahun, kami optimistis pertumbuhan sektor transportasi darat tetap positif hingga akhir tahun ini di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu, bahkan kenaikan harga BBM di dalam negeri," imbuh Sigit.

Keyakinan itu, menurut dia, sejalan dengan berbagai langkah dan kebijakan pemerintah sehingga kondisi pasar segera membaik, stabilitas ekonomi tetap terjaga, dan Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan nasional yang dicanangkan.

Baca juga: Harga BBM Pertamina Naik, Bagaimana dengan Kompetitor?

BIRD juga akan selalu berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi komitmennya mewujudkan Visi Berkelanjutan Blue Bird 50:30, yaitu mengurangi emisi karbon dan gas buang operasional perseroan sebesar 50% pada 2030.

BIRD telah melakukan beberapa langkah strategis, antara lain mengonversi 23% dari total armada yang beroperasi ke bahan bakar CNG (compressed natural gas), melakukan pengadaan taksi listrik, serta efisiensi mesin melalui perawatan berkala dan inovasi bengkel.

Baca juga: Bakrie & Brothers (BNBR) Bikin Aliansi Strategis demi Ekosistem Kendaraan Listrik

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan kenaikan harga BBM mulai berlaku Sabtu (3/9/2022), pukul 14.30 WIB. Berikut rinciannya:

- Pertalite naik 30,7% dari Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter.

- Solar subsidi naik 32% dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

- Pertamax naik 16% dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com