Hore, IHSG Dibuka Lanjutkan Penguatan 15,2 Poin
JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat sebesar 10 poin (0,15%) ke level 7.242, IHSG dibuka lanjutkan penguatan 15,2 poin (0,21%) ke level 7.257,86 pada perdagangan sesi I, Senin (12/9/2022). IHSG bergerak menghijau pada rentang 7.256-7.270.
Tercatat sebanyak 493,3 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 214,27 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 24.270 kali transaksi. Sebanyak 241 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 54 saham terkoreksi, dan 246 saham stagnan.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 32.151,71 (1,81%), NASDAQ ditutup 12.112,31 (2,72%), S&P 500 ditutup 4.067,36 (2,20%). Wall Street menguat pada hari Jumat, dengan indeks utama mencatat kenaikan mingguan pertama mereka dalam empat minggu terakhir. Hal ini didorong aksi beli investor yang seolah mengabaikan kekhawatiran tentang lemahnya prospek ekonomi.
Ekonom Wells Fargo memperkirakan inflasi utama akan mencatat penurunan bulanan tertajam sejak puncak pandemi pada April 2020 dengan dibantu oleh penurunan harga gas. Sebelumnya investor gelisah tentang prospek kenaikan suku bunga besar-besaran oleh The Fed. Anggota Dewan Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pihaknya harus agresif dengan kenaikan suku bunga, meski sektor ekonomi akan menerima dampaknya.
Saham di Asia-Pasifik naik Senin karena sentimen risiko yang membaik. Nikkei 225 di Jepang naik 1,09% di awal perdagangan, sedangkan indeks Topix naik 0,7%. S&P/ASX 200 Australia juga bertambah 0,78%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,38% lebih tinggi.
Pasar di Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Korea Selatan tutup karena hari libur. AS akan merilis indeks harga konsumen untuk Agustus nanti di minggu ini
Prediksi Analis
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG kembali sideway pada perdagangan Senin (12/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang 7.200-7.295. Perhatikan saham-saham potensi rebound, diantaranya ASII dan TLKM.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, pelaku pasar masih mencerna data-data ekonomi domestik dan eksternal yang beragam, IHSG diperkirakan kembali sideway di Senin (12/9/2022). “Secara teknikal, kecenderungan Stochastic RSI uji pivot 50% memperkuat proyeksi sideway,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (12/9/2022).
Dari eksternal, Phintraco Sekuritas menyebut, inflasi Tiongkok melambat ke 2,5% year on year (yoy) di Agustus 2022 dibanding 2,7% yoy di Juli 2022 dan lebih rendah dari perkiraan yang sebesar 2,8% yoy. PPI Tiongkok juga melambat ke 2,3% yoy di Agustus 2022 dari 4,2% yoy di Juli 2022.
Data ini, lanjut Phintraco Sekuritas, menunjukan penurunan tekanan inflasi di Tiongkok. Namun di sisi lain juga mengindikasikan perlambatan aktivitas ekonomi, mengingat Pemerintah Tiongkok tengah menerapkan lockdown di sejumlah kota di Tiongkok.
Sebaliknya, dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas mengatakan, sentimen positif berasal dari berlanjutnya momentum positif penjualan ritel domestik. Retail sales tumbuh 6,2% yoy di Agustus 2022, naik dari 4,1% yoy di Juli 2022.
Selanjutnya, Phintraco Sekuritas menambahkan, pelaku pasar mengantisipasi surplus Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) yang diperkirakan kembali turun di Agustus 2022. “Pelaku pasar dapat memperhatikan saham-saham dengan potensi rebound, terutama ASII, TLKM, BMRI, AKRA, ADRO, HRUM dan MAPI di perdagangan Senin (12/9/2022),” tutup Phintraco Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






