Kamis, 14 Mei 2026

Masuk Bisnis Blockchain, Bali Bintang (BOLA) Bentuk Anak Usaha, Namanya Manusia Masa Depan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Sep 2022 | 16:02 WIB
BAGIKAN
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), pengelola klub sepak bola Bali United. (Perseroan)
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), pengelola klub sepak bola Bali United. (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Emiten pengelola klub sepak bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) mengumumkan bahwa perseroan telah mendirikan anak usaha baru dengan nama PT Manusia Masa Depan pada 5 Agustus 2022.

Sekretaris Perusahaan BOLA Yohanes Ade Bunian Moniaga menyebutkan, BOLA menguasai sebanyak 99,9% saham Manusia Masa Depan dengan nilai nominal Rp 990 juta.

“Telah melakukan setoran modal secara penuh pada tanggal 5 Agustus 2022 dan sampai dengan tanggal surat ini belum aktif beroperasi,” terang Yohanes dalam suratnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (14/9/2022).

ADVERTISEMENT

Dia menyatakan, anak perusahaan ini bergerak di bidang aktivitas perdagangan dan portal web/platform digital serta pengembangan teknologi blockchain.

“Melalui anak perusahaan, perseroan berencana untuk melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis blockchain,” lengkap Yohanes.

Dia menekankan, pendirian anak usaha ini tidak akan berdampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 38 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia