BNI Sekuritas: IHSG Menguat Terbatas, Simak Saham BBCA, ADRO, ASII dan INKP
JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG menguat terbatas pada Jumat (16/9/2022). IHSG hari ini diperkitakan akan diperdagangkan pada level resistance di 7.316/7.355/7.377/7.392, sementara level support berada di 7.279/7.221/7.198/7.148, dengan perkiraan range 7.255 - 7.355. Investor dapat menyimak saham BBCA, ADRO, ASII dan INKP.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks peluang IHSG untuk menguat terbatas masih terbuka, selama di atas 5 day Moving Average (MA) dan candle shooting star. Trend bullish, selama di atas 7.148. IHSG closing diatas 5 day MA (7.279). Indikator MACD bullish, stochastic crossover down di area overbought, masih dalam pola bullish channel, candle shooting star.
“Selama di atas support 7.148, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258/7.312 (DONE/ 7.355 (DONE)/7.398. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.221 - 7.377,” ujar Andri dalam risetnya, Jumat (16/9/2022).
Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,56%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 1,13%, bahkan indeks Nasdaq menurun lebih dalam sebesar 1,43%. Koreksi ini terjadi setelah adanya beberapa laporan perekonomian AS yang kurang menggembirakan.
Kemudian, bursa regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam. Nikkei, Hang Seng dan BEI mencatat kenaikan. Di sisi lain Shenzen Index dan SSE Composite Index terkoreksi signifikan.
Investor dapat mencermati saham BBCA dengan rekomendasi trading sell 8.750 - 8.850 dengan target 8.600/8.450 dan stop loss di atas 9.000. Kemudian saham ADRO direkomendasikan buy 4.000 - 4.040 dengan target 4.100/4.180 dan stop loss di bawah 3.820.
Selanjutnya, saham ASII dengan strategi investasi buy 6.975 - 7.050 dan target 7.175/7.275 dengan stop loss di bawah 6.725. Sedangkan saham INKP direkomendasikan buy di atas 9.500 dengan target 9.625/9.700 dan stop loss di bawah 9.350.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






