Jumat, 15 Mei 2026

Ajaib Sekuritas: IHSG Mixed, Cek Target Harga BRIS, ROTI dan BBTN

Penulis : Indah Handayani
16 Sep 2022 | 08:30 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan harga saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza
Pekerja melintasi layar pergerakan harga saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed pada perdagangan Jumat (16/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada level 7.231 - 7.385. Cek target harga BRIS, ROTI dan BBTN.

Ajaib Sekuritas menjelaskan Neraca Perdagangan Indonesia secara kumulatif pada periode Januari hingga Agustus 2022 berhasil mencatat surplus sebesar US$ 34,92 miliar atau mencapai Rp521,39 triliun. Capaian tersebut meningkat 68,6% YoY. Secara kumulatif, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Neraca Perdagangan Nonmigas surplus sebesar US$51,67 miliar, sementara Neraca Perdagangan Migas mencatatkan defisit US$16,76 miliar.

Untuk Neraca Perdagangan Nonmigas pada Agustus 2022 komoditas penyumbang utama yaitu bahan bakar mineral, besi dan baja, lemak dan hewan/nabati. Sementara itu, Neraca Perdagangan Migas mencatat defisit dengan komoditas penyumbang utama yaitu minyak mentah, hasil minyak, dan gas.

ADVERTISEMENT

Dari mancanegara, Ajaib Sekuritas menyebut, pasar derivatif Amerika Serikat (AS) melihat adanya potensi kenaikan suku bunga hingga 30% menjadi 100 bps sehingga akan mencapai paling tinggi pada level 4,3% di bulan Februari 2023. Sementara itu, Bank Sentral China (PBOC) mempertahankan suku bunga Medium-term Lending Facility untuk tenor 1 tahun di level 2,75%.

Di lain sisi, Ajaib Sekuritas menambahkan, kinerja impor di Jepang mengalami kenaikan menjadi 49,9% secara YoY pada Agustus 2022. Kinerja ekspor meningkat 22,1% YoY, sehingga defisit Neraca Perdagangan Jepang semakin dalam menjadi JPY2,817 miliar di bulan Agustus 2022. Adapun Jepang telah mengalami defisit secara 13 bulan beruntun.

Saham - saham pilihan Ajaib Sekuritas

BRIS

Buy: 1.530

TP: 1.575

Stop loss: 1.470

BRIS membentuk bullish kicker candle, berhasil breakout resistance 1.500, ditutup di atas MA-5, MA-20 dan MA-50 harinya dengan konfirmasi volume yang menguat, berpotensi melanjutkan trend kenaikannya.

Kinerja BRIS Semester I-2022 berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih menjadi Rp2,13 triliun, naik 41,31% YoY. Kontributor utamanya kenaikan dari sisi pendapatan, pembiayaan kredit yang tercatat tumbuh 18% pada Juni 2022. Pengguna BSI Mobile juga terus mengalami kenaikan mencapai 4,07 juta user, naik 81% YoY.

ROTI

Buy: 1.285

TP: 1.330

Stop loss: 1.265

ROTI membentuk candle long white marubozu dengan volume yang naik signifikan, stochastic pada area oversold dan MACD bar histogram bearish terbatas indikasi memulai rebound.

Kinerja ROTI Semester I-2022 terus mencatatkan pertumbuhan yang positif di mana penjualan naik 15% menjadi Rp1,8 triliun. ROTI telah menggunakan Rp75 miliar CAPEX hingga Semester I-2022 ini untuk ekspansi ke bisnis selai coklat dan susu coklat. Ke depannya dengan meningkatnya permintaan produk roti dan meningkatnya volume penjualan seiring dengan penambahan kepemilikan pabrik ROTI dan distribusi ROTI yang luas mencapai lebih 70.000 outlet.

BBTN

Buy: 1.605

TP: 1.655

Stop loss: 1.555

BBTN membentuk bullish kicker candle, ditutup di atas MA-5, MA-20 dan MA-50 harinya. Kenaikan harga dikonfirmasi kenaikan volume, stochastic golden cross di area netral dan MACD bar histogram mulai bergerak dalam momentum positif.

Kinerja BBTN Semester I-2022 berhasil mencatat laba bersih tumbuh 60% menjadi Rp1,47 triliun. Penyaluran kredit BBTN juga meningkat 7,61% di mana penyaluran kredit perumahan masih mendominasi mencapai Rp251,9 triliun. Net Interest Income tumbuh 35,97%, DPK naik 2,99%, dan CASA meningkat 22,95%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia