Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Dibayangi Sentimen Negatif, Cek Rekomendasi SMGR, AKRA, MAPI, ASII dan ICBP

Penulis : Indah Handayani
21 Sep 2022 | 07:45 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) yang juga analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyebut, IHSG dibayangi sentiment negatif pada perdagangan Rabu (21/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 7.145-7.237. Cek rekomendasi SMGR, AKRA, MAPI, ASII dan ICBP.  

Edwin menjelaskan, kekhawatiran The Fed akan menaikkan FFR sekitar 100 bps menjadi faktor Indeks DJIA terjungkal semalam sebesar 1,01%. Jika dikombinasikan dengan turunnya EIDO sebesar 1,30%, padahal kemarin IHSG ditutup naik tipis.

Ditambah lagi, lanjut Edwin, jatuhnya harga beberapa komoditas seperti minyak 1,80%, emas 0,69%, timah 0,91% dan naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun ke level 3.569%.

ADVERTISEMENT

“Sentimen tersebut berpeluang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Rabu ini sambil menunggu keputusan The Fed dan Bank Indonesia untuk menaikkan FFR dan 7DRR,” tulis Edwin dalam risetnya, Rabu (21/9/2022).

Berdasarkan analisis teknikal dan bandarmologi, berikut sejumlah saham yang layak dicermati pada hari ini:

SMGR 6.900 – 7.550

Technical indicator: Strong buy, buy 7.200

Target price: 7.550

Stop loss: 6.900

Bandarmology:

Top 5 Broker Accumulated

Periode (10 Days): Accumulation

Net buy sell asing:

Periode (10 Days): Accumulation

AKRA 1.355 – 1.500

Technical indicator: Strong buy & overbought, buy 1.425

Target price: 1.500

Stop loss: 1.355

Bandarmology:

Top 5 Broker Accumulated

Periode (10 Days): Accumulation

Net buy sell asing:

Periode (10 Days): Distribution!!

MAPI 1.080 – 1.190

Technical indicator: Strong buy, buy 1.135

Target price: 1.190

Stop loss: 1.080

Bandarmology:

Top 5 Broker Accumulated

Periode (10 Days): Accumulation

Net buy sell asing:

Periode (10 Days): Accumulation

ASII 6.800 – 7.500

Technical indicator: Strong buy, buy 7.175

Target price: 7.500

Stop loss: 6.800

Bandarmology:

Top 5 Broker Accumulated

Periode (10 Days): Accumulation

Net buy sell asing:

Periode (10 Days): Accumulation

ICBP 8.450 – 9.325

Technical indicator: Buy, buy 8.875

Target price: 9.325

Stop loss: 8.450

Bandarmology:

Top 5 Broker Accumulated

Periode (10 Days): Accumulation

Net buy sell asing:

Periode (10 Days): Accumulation

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia