Rupiah Sudah di Rp 15.200-an, Waspada Bisa Makin Melorot ke Level Ini Bulan Depan
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (28/9/2022) pagi melemah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pergerakan mata uang Garuda di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.
Data Bloomberg menyatakan, rupiah pukul 10.50 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 15.234,5 per dolar AS atau melemah 110,50 poin (0,73%) dibandingkan perdagangan sebelumnya.
“Rupiah saat ini di Rp 15.200-an. Ada kemungkinan rupiah dalam bulan ini tembus Rp 15.400,” kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).
Pelemahan rupiah, dikatakannya akibat salah langkah yang diambil Bank Indonesia (BI) dalam hal menaikkan suku bunga yang terlalu tinggi diluar ekspektasi dari para analis. Akibatnya, pasar agak kecewa dengan keputusan tersebut.
“Jika BI menaikkan suku bunga hanya 25 bps tidak seperti ini, ini pengetatan yang diluar dugaan. Namun untuk ke Rp 15.500 per dolar AS pada 1 bulan kedepan rasanya tidak,” jelas Ibrahim.
Pekan lalu, BI mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21-22 September 2022 yang di luar ekspektasi pelaku pasar. BI menaikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25%.
“Suku bunga deposit facility juga naik 50 basis poin menjadi 3,5% dan suku bunga lending facility naik 50 basis poin menjadi 5%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pemaparan hasil RDG BI, Kamis (22/9/2022).
Perry menegaskan, kenaikan suku bunga kebijakan tersebut sebagai langkah preventif dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran 3% plus minus 1% pada paruh kedua tahun 2023.
“Serta, memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global di tengah pertumbuhan ekonom domestik yang semakin kuat,” tuturnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






