Meski Dibuka Menguat, Rupiah Jelang Akhir Pekan Diprediksi Melemah Tipis
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (30/9/2022) pagi menguat 68 poin atau 0,44% ke posisi Rp 15.195 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.263 per dolar AS.
Analis Pasar Uang Ariston Tjendra menilai, sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat negatif dengan turunnya indeks-indeks saham global dan pagi ini indeks saham Asia juga terlihat negatif.
“Sentimen negatif ini mungkin karena isu resesi yang diakibatkan lingkungan suku bunga dan inflasi yang tinggi. Ini bisa membebani rupiah hari ini,” katanya kepada Investor Daily, Jumat (30/9/2022).
Rupiah, sebutnya masih berpotensi melemah terhadap dolar AS dengan potensi ke arah 15.280-15.300, dan support di kisaran 15.200-15.220.
Di sisi lain, dolar AS juga nampak sedang berkonsolidasi. Dolar AS bergerak melemah terhadap mata uang utama dunia. Pelemahan dolar AS ini mungkin juga karena imbas kekhawatiran resesi di AS.
“Ini mungkin bisa menahan pelemahan rupiah tidak terlalu jauh,” ucap Ariston.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






