Sentimen Ini Jadi Penyebab IHSG Terjun ke Zona Merah
JAKARTA, investor.id – IHSG terjun bebas ke zona merah perdagangan penutupan sesi I, Rabu (14/12/2022). IHSG ditutup melemah 26,75 poin (0,39%) ke level 6.783,55. Ternyata ada beberapa sentimen yang menjadi IHSG terjun ke zona merah. Apa saja itu?
Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, sentimen eksternal dan internal tampaknya mempengaruhi pergerakan indeks IHSG. Dari eksternal, bursa regional Asia menguat seiring dengan inflasi Amerika Serikat melambat dan dibawah ekspektasi pasar. Mengingat indeks harga konsumen tumbuh 7,1% (year on year) pada bulan lalu setelah naik 7,7% pada Oktober sementara ekspektasi pasar 7,3%.
“Pelaku pasar menilai seiring dengan rilis data inflasi tersebut, dimana data tersebut tentunya akan memberikan pandangan dan pertimbangan The Fed akan keputusan kebijakan moneternya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Rabu (14/12/2022).
Di sisi lain, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, pasar berspekulasi bahwa laporan inflasi tersebut akan memberikan suatu asa The Fed tidak akan agresif dalam menaikan suku bunga acuannya dalam rapat kebijakan hari ini waktu Amerika Serikat.
“Namun demikian, pasar juga tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve di hari global nanti, meskipun data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan. Tentunya pasar juga menanti pandangan dan keputusan kebijakan moneter The Fed,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.
Sementara dari internal, Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, pasar menanti rilis data neraca perdagangan yang akan rilis esok hari, pasar memprediksi neraca perdagangan tetap surplus namun mengalami penurunan , secara konsensus neraca perdagangan di level US$ 4-4,2 miliar sebelumnya di bulan lalu terealisasi US$ 5,6 miliar.
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, penurunan tersebut diprediksi adanya kenaikan impor dikarenakan pengaruh pola musiman jelang akhir tahun. Pasar berharap surplus neraca perdagangan tersebut akan mampu menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.
“JSMR. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 2.910-3.070. Sedangkan PER; 16,20 x dan PBV; 0,82x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






