Saham Pilihan untuk Trading 19 Desember dan Target Harganya
JAKARTA, investor.id – Sebagian besar analis memprediksi IHSG hari ini berpotensi melemah. Untuk itu, simak saham pilihan trading 19 Desember dan target harganya.
Pada perdagangan Jumat (16/12/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 60 poin (0,89%) ke level 6.812. Sektor bahan baku, keuangan, energi, Kesehatan, konsumen primer, infrastruktur bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG.
Wall Street jatuh untuk perdagangan hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dan mencatat kerugian minggu kedua berturut-turut karena kekhawatiran meningkat bahwa kampanye Federal Reserve (Fed) untuk menahan inflasi akan mendorong ekonomi ke dalam resesi.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 281,76 poin (0,85%), menjadi menetap di 32.920,46 poin. Indeks S&P 500 turun 43,39 poin (1,11%) menjadi berakhir di 3.852,36 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup merosot 105,12 poin (0,97%) menjadi 10.705,41 poin.
Untuk sepekan lalu, indeks Dow kehilangan 1,66%, S&P 500 turun 2,09% dan Nasdaq jatuh 2,72%. Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor real estat dan konsumen masing-masing terpangkas 2,96% dan 1,74%, memimpin penurunan.
Pasar Asia-Pasifik sebagian besar dibuka melemah pada perdagangan Senin (19/12/2022). Karena investor berjuang untuk menghilangkan ketakutan resesi. Saham-saham di Wall Street menandai kerugian minggu kedua berturut-turut untuk pertama kalinya sejak September karena kekhawatiran tumbuh atas Federal Reserve AS yang terus menaikkan suku bunga.
Di Tiongkok, para pejabat berjanji untuk mempertahankan likuiditas yang cukup di pasar keuangan untuk menerapkan kebijakan fiskal proaktif di tahun mendatang, menurut laporan Reuters. Komentar tersebut muncul setelah kesimpulan dari Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan yang menetapkan anggaran.
Shanghai mengumumkan akan menutup sebagian besar sekolah lagi pada Senin (19/12/2022). karena kasus Covid melonjak. S&P/ASX 200 di Australia turun 0,14% pada jam pertama perdagangannya. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,8% dan Topix turun 0,4%. Kospi Korea Selatan kehilangan 0,66%.
Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham pilihan, yaitu
ICBP
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 10.425
Target harga: 10.550
Stop loss/Reversal: 10.350
Support: 10.350
Resistance: 10.550
INDF
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 6.950
Target harga: 7.150
Stop loss/Reversal: 6.875
Support: 6.875
Resistance: 7.150
MAPI
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 1.305
Target harga: 1.350
Stop loss/Reversal: 1.280
Support: 1.280
Resistance: 1.350
UNVR
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 4.870
Target harga: 4.980
Stop loss/Reversal: 4.840
Support: 4.840
Resistance: 4.980
Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu
SMGR
Ingin menjaga utilisasi produksi di level sekitar 75% pada tahun depan.
Last Price: 7.025
PER:18,84x
PBV: 1,01x
Support: 6.850
Resistance: 7.225
Target harga: 6.800 (short term) 8.600 (long term)
Exit: 7.200 (short term) 6.600 (long term)
OKAS
Melalui PT Indotan Lombok Barat Bangkit (ILBB) bersiap mengembangkan bisnis pertambangan emas pada tahun 2023.
Last Price: 124
PER: 1,89x
PBV: 1,00x
Support: 119
Resistance: 134
Target harga: 110 (short term) 90 (long term)
Exit: 180 (short term) 170 (long term)
BBNI
Price: 9.800
Support: 8.575
Resistance: 10.000
INDF
Price: 6.950
Support: 6.800
Resistance: 7.175
ANTM
Price: 2.020
Support: 1.970
Resistance: 2.100
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini, yaitu
ADMR - Buy on Weakness
ADMR ditutup menguat 1,5% ke 1,725 pada perdagangan Jumat (16/12) dan mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada di awal wave [y] dari wave B, sehingga selama ADMR mampu bergerak di atas 1,640 sebagai stoplossnya, maka ADMR berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1.660-1.700
Target Price: 1.800, 1.930
Stoploss: below 1.640
ASII - Buy on Weakness
ASII ditutup terkoreksi 0,4% ke 5,775 dan disertai dengan peningkatan volume penjualan. Selama ASII tidak terkoreksi ke bawah 5,550 sebagai stoplossnya, maka posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [y].
Buy on Weakness: 5.600-5.700
Target Price: 5.950, 6.100
Stoploss: below 5.550
MYOR - Buy on Weakness
MYOR ditutup terkoreksi 2,1% ke 2,380 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi MYOR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 5, sehingga koreksi MYOR dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2.290-2.360
Target Price: 2.500, 2.600
Stoploss: below 2.210
PTBA - Buy on Weakness
PTBA ditutup menguat 0,8% ke 3,800 pada perdagangan Jumat (16/12). Selama PTBA masih mampu bergerak di atas 3,610 sebagai stoplossnya, maka posisi PTBA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 3.700-3.750
Target Price: 3.890, 4.170
Stoploss: below 3.610
Sementara itu, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, yaitu
BMRI
Resistance: Rp 10.225, Rp 10.375, Rp 10.525, Rp 10.700.
Support: Rp 9.900, Rp 9.775, Rp 9.500, Rp 9.275.
Rekomendasi: BUY IF BREAK Rp 10.100
Target: Rp 10.225, Rp 10.375
Stop loss: di bawah Rp 9.825.
ANTM
Resistance: Rp 2.060, Rp 2.100, Rp 2.145, Rp 2.180.
Support: Rp 1.995, Rp 1.955, Rp 1.915, Rp 1.890.
Rekomendasi: BUY Rp 2.000 - Rp 2.020
Target: Rp 2.060, Rp 2.100
Stop loss: di bawah Rp 1.950.
UNVR
Resistance: Rp 4.940, Rp 5.010, Rp 5.140, Rp 5.280.
Support: Rp 4.800, Rp 4.720, Rp 4.670, Rp 4.590.
Rekomendasi: BUY Rp 4.850 - Rp 4.870
Target: Rp 4.940, Rp 5.010
Stop loss: di bawah Rp 4.720.
ADMR
Resistance: Rp 1.745, Rp 1.780, Rp 1.825, Rp 1.900.
Support: Rp 1.685, Rp 1.650, Rp 1.585, Rp 1.510.
Rekomendasi: BUY Rp 1.715- Rp 1.725
Target: Rp 1.780, Rp 1.825
Stop loss: di bawah Rp 1.665.
TLKM
Resistance: Rp 3.710, Rp 3.750, Rp 3.790, Rp 3.840.
Support: Rp 3.640, Rp 3.590, Rp 3.540, Rp 3.480.
Rekomendasi: AKUMULASI BUY
Target: Rp 3.750, Rp 3.780
Stop loss: di bawah Rp 3.590.
CPIN
Resistance: Rp 6.050, Rp 6.150, Rp 6.300, Rp 6.600.
Support: Rp 5.950, Rp 5.850, Rp 5.700, Rp 5.400.
Rekomendasi: SPECULATIVE BUY
Target: Rp 6.100, Rp 6.150
Stop loss: di bawah Rp 5.700.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






