Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Menguat, Pasar Cermati Kebijakan The Fed

Penulis : Grace El Dora
26 Jan 2023 | 17:05 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat dan uang rupiah di salah satu kantor cabang bank di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc)
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat dan uang rupiah di salah satu kantor cabang bank di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (26/1) sore menguat. Pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral The Federal Reserve (The Fed).

Rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,12% ke posisi Rp 14.948 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.965 per dolar AS.

“Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed dan kekhawatiran resesi global,” kata Analis Bank Woori Saudara Rully Nova, Kamis.

ADVERTISEMENT

Rully mengatakan bank sentral itu diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis poin (bps) pada Februari 2023. Namun, kenaikannya dinilai masih kurang agresif dibanding dengan rencana kenaikan bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Untuk faktor internal pelaku pasar masih mencermati implementasi dari kebijakan devisa hasil ekspor yang dirilis Bank Indonesia (BI). Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 24/18/PBI/2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/14/PBI/2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor (DHE dan DPI).

Penerbitan aturan baru tersebut dilatarbelakangi dengan pertimbangan untuk mendukung implementasi kebijakan moneter BI dalam memperkuat kestabilan nilai tukar rupiah melalui penguatan pengaturan DHE guna memastikan DHE, khususnya dari komoditas Sumber Daya Alam (SDA), dapat ditempatkan dalam pasar keuangan domestik secara berkesinambungan.

Selain itu, pemerintah sedang membahas rencana untuk mewajibkan eksportir menyimpan DHE di dalam negara selama tiga bulan. Pemerintah sedang merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/ atau Pengolahan Sumber Daya Alam.

Aturan jangka waktu penyimpanan DHE tersebut dikabarkan akan tertuang dalam revisi terbaru PP terkait DHE. BI juga akan mengeluarkan Peraturan BI (PBI) terkait insentif penyimpanan DHE di industri dalam negeri.

Di samping itu, Rully mengatakan hasil investasi Indonesia yang positif memberikan dorongan pada pergerakan rupiah dalam jangka menengah dan panjang.

Realisasi investasi di Indonesia sepanjang 2022 mencapai Rp 1.207,2 triliun, yang melampaui target Rp 1.200 triliun yang ditetapkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.305.001 juta orang.

Dengan demikian, capaian realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2022 mencapai 100,6% dari target, serta tumbuh 34% dibandingkan capaian 2021 sebesar Rp 901,02 triliun.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp 14.973 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 14.941 per dolar AS hingga Rp 14.986 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis tergelincir ke posisi Rp 14.964 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.958 per dolar AS pada Rabu (25/1).

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 37 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia