Jumat, 15 Mei 2026

Fakta Menarik soal Saham Bank Mandiri (BMRI)

Penulis : Nida Sahara
31 Jan 2023 | 15:52 WIB
BAGIKAN
Konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri, Selasa (31/1/2023).
Konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri, Selasa (31/1/2023).

JAKARTA, investor.id – Kinerja bisnis dan keuangan yang tumbuh pesat turut membuat harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ikut melesat sepanjang tahun 2022. Harga saham BMRI bahkan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sebesar Rp 10.900 pada 6 Desember 2022.

Jika dirinci secara tahunan atau year on year hingga pengujung Desember 2022, kenaikan harga saham BMRI lebih tinggi dibandingkan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan bank besar lainnya secara agregat.

"Tercatat sepanjang tahun 2022, harga saham BMRI meningkat 41,3% secara year to date (ytd) hingga menyentuh harga penutupan saham tahun 2022 sebesar Rp 9.925," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam konferensi pers Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan IV-2022 Bank Mandiri, Selasa (31/1/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut Darmawan, kunci performa saham BMRI yang solid sepanjang 2022 tidak terlepas dari strategi bisnis perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang prima. Lewat strategi agresif tapi prudent, Bank Mandiri tetap secara konsisten memperhatikan risiko di tengah transformasi digital yang masif sehingga mampu menghasilkan kinerja optimal.

Pertumbuhan ini juga dapat terlihat jelas pada kemampuan Bank Mandiri dalam menghasilkan laba atau profitabilitas. "Posisi Return on Equity (ROE) bank only Tier-1 Bank Mandiri telah mampu menyentuh level 22,62%, meningkat signifikan mencapai 638 bps (yoy) di tahun 2022," ujar Darmawan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia