Jumat, 15 Mei 2026

Laba Melesat, Empat Sekuritas Ini Rekomendasikan Buy Saham Bank Mandiri (BMRI)

Penulis : Parluhutan Situmorang
2 Feb 2023 | 09:04 WIB
BAGIKAN
Nasabah sedang menarik uang di ATM Bank Mandiri. (B Universe/Uthan AR)
Nasabah sedang menarik uang di ATM Bank Mandiri. (B Universe/Uthan AR)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencatatkan lonjakan kinerja keuangan sepanjang 2022. Lonjakan kinerja bersamaan dengan prospek pertumbuhan lebih lanjut menjadikan saham bank pelat merah ini kian menarik untuk dikoleksi.

Bank Mandiri berhasil mencetak laba bersih secara konsolidasi tahun 2022 sebesar Rp 41,2 triliun, meningkat 46,9% secara year on year (yoy). Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) mencapai Rp 87,9 triliun, tumbuh 20,31% (yoy) sepanjang 2022.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, kinerja yang solid ini tak terlepas dari kondisi makroekonomi yang membaik, didukung oleh kebijakan strategis pemerintah dan regulator dalam menjaga stabilitas perekonomian.

ADVERTISEMENT

"Perbaikan kinerja tersebut tentunya turut didukung oleh fungsi intermediasi yang semakin positif. Hal ini pun ikut menunjang perolehan laba bersih Bank Mandiri yang mencatat perbaikan dari tahun ke tahun kendati diterpa ketidakpastian ekonomi global," tuturnya.

Merespons kinerja keuangan yang kokoh tersebut mendorong keempat perusahaan sekuritas ini memillih untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga bervariasi. Keempat perusahaan sekuritas tersebut adalah RHB Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli dengan target harga Rp 12.200.

Rekomendasi beli atau add juga datang dari CGS CIMB Sekuritas dengan target harga saham BMRI Rp 11.600. Tak ketinggalan, Trimegah Sekuritas menaikkan target harga saham BMRI dari Rp 11.500 menjadi Rp 11.800. Begitu juga dengan Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan beli saham BMRI dengant arget harga Rp 12.300.

Keempat perusahaan sekuritas tersebut menilai bahwa realisasi kinerja keuangan Bank Mandiri sepanjang tahun 2022 telah sesuai perkiraan. Bahkan, beberapa sekuritas menyebutkan pencapaian tersebut telah melampaui target semula.

Sedangkan memasuki tahun 2023, sejumlah sekuritas tersebut memandang bahwa pertumbuhan kinerja keuangan berlanjut. Bahkan RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih perseroan sebesar 5-6% untuk tahun 2023-2024 sejalan dengan tren pertumbuhan kredit lebih pesat bersamaan dengan penurunan biaya kredit.

Target Harga BMRI

Sekuritas

Rekomendasi

Target harga (Rp)

RHB Sekuritas

buy

12.200

SGS CIMB Sekuritas

add

11.600

Trimegah Sekuritas

buy

11.800

Mirae Asset Sekuritas

buy

12.300


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia